Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG dan Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an dan menggelar Gebyar Zakat, Infaq dan Shodakoh ( ZIS ) yang berlangsung di Mesjid Agung Cianjur.
Bupati Cianjur mengatakan, peringatan Nuzulul Qur'an merupakan sesuatu hal penting bagi umat Islam. Dimana saat itu, untuk pertama kalinya Nabi Muhammad SAW meberima wahyu dari Allah SWT sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia.
Kata Wahyu, bahwa Al Qur'an bukan hanya menjadi sumber keimanan semata, tetapi menjadi pedoman dalam melaksanakan pembangunan peradaban manusia, membangun pertumbuhan ilmu pengetahuan dan mempekuat dalam meningkatkan kepedulian sosial di tengah-tengah lingkungan masyarakat.
Selain itu Wahyu juga mengingatkan, saat ini rakyat sedang dihadapkan dengan berbagai tantangan global kehidupan, baik moral, sosial, budaya luar dan ekonomi yang masuk ke Indonesia dengan mudah tanpa filter.
Untuk menolak dan mengantisifasi pengaruh buruk dimasa arus digitalisasi. Sebagai umat Islam, masyarakat Cianjur khususnya harus memahami isi kandungan Al Qur'an sebagai cahaya dan pedoman hidup yang dapat membimbing umat berada di jalan yang diridhoi Allah SWT.
" Al-Qur’an tidak menjadi bacaan biasa semata, tetapi harus menjadi tuntunan dalam kehidupan sehari-hari " Kata Wayu saat membuka peringatan Nuzulul Qur'an dan Gerai ZIS di Mesjid Agung Cianjur. Jum'at 06/03/2026.
Selain memperingati Nuzulul Qur'an, pada kesempatan itu, juga digelar Gebyar ZIS. Karena ZIS merupakan sebuah keharusan bagi umat Islam yang mampu. ZIS juga menjadi wujud nyata
implementasi dari ajaran Al Qur’an dalam membangun solidaritas sosial.
Kata Bupati, zakat merupakan rukun ketiga yang harus didirikan oleh umat Islam. Zakat dapat dihadikan instrumen strategis untuk mengurangi angka kemiskinan, memperkecil kesenjangan sosial, dan memperkuat kesejahteraan umat.
Ia mengajak seluruh aparatur pemerintah, ASN, pelaku usaha, serta masyarakat Kabupaten Cianjur untuk menunaikan zakat, infaq, dan shadaqah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran.
" Dengan pengelolaan yang baik dan profesional, zakat diharapkan mampu menjadi kekuatan besar dalam mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Cianjur," tutur Bupati Cianjur.
Pada puncak acara peringatan Nuzulul Qur'an, untuk mengupas isi dari kegiatan tersebut, panitia menampilkan penceramah kondang, KH. Misfalah Yusuf.
Hadir pada acara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Muspida Cianjur, Forkopimda, para OPD, pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur, para tokoh agama dan sejumlah undangan resmi lainnya.
Eyang.

