Ketua Panitia Seleksi Calon Komisioner BAZNAS Kabupaten Cianjur, Ahmad Rafa’i Azhari, S.Sos, M.Si memastikan, berdasarkan surat No. 51/TSCPB/2026, ke 10 nama calon komisioner yang telah lolos tahapan seleksi akan diserahkan ke Bupati Cianjur untuk ditindaklanjuti dan dilanjutkan ke BAZNAS RI untuk dipertimbangkan.
Menurut Ahmad Rafa’i, proses seleksi di tingkat kabupaten telah dilakukan secara terbuka dan sesuai mekanisme yang berlaku. Dari total 17 peserta yang mengikuti tahapan seleksi, panitia akhirnya menetapkan 10 nama terbaik untuk diajukan ke Jakarta.
“Ke 10 calon komisioner ini nantinya akan diserahkan ke BAZNAS RI sebagai bagian dari tahapan lanjutan sebelum penetapan resmi pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur,”katanya. Jum'at 22/05/2025.
Ketua Pansel menegaskan, seluruh peserta yang lolos merupakan hasil penyaringan ketat mulai dari administrasi, kompetensi, hingga rekam jejak calon. Pihaknya berharap para calon yang diajukan mampu membawa kemajuan bagi pengelolaan zakat di Kabupaten Cianjur.
Ahmad Rafa’i juga berharap kepengurusan BAZNAS yang baru, dapat memperkuat peran BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga program sosial keagamaan lainnya.
" Siapapun nantinya yang akan terpilih 5 pimpinan BAZNAS Cianjur yang baru, itulah yang akan mengelola zakat, infaq, dan sodakoh ( ZIS ) secara profesional, proporsional dan akuntabel," pungkasnya.
Inilah daftar ke 10 nama calon komisioner BAZNAS Cianjur.
Eyang

