CIAMIS – Kreativitas warga binaan Lapas Kelas IIB Ciamis kembali mendapat panggung nasional. Lagu ciptaan salah satu warga binaan berhasil meraih penghargaan Rekor Indonesia dan menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk pemerintah pusat.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori lagu karya warga binaan yang dibawakan oleh banyak artis nasional. Capaian itu diumumkan dalam agenda pra-launching album karya Lapas Ciamis yang digelar dengan melibatkan sejumlah penyanyi dan musisi ternama.
Sosok di balik karya tersebut adalah Kang Udin alias Judin, warga binaan yang aktif menciptakan lagu selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas. Karyanya kini tak hanya dikenal di lingkungan pemasyarakatan, tetapi juga berhasil menembus perhatian industri musik nasional.
Acara puncak rencananya akan dihadiri **Mayjen TNI (Purn.) Dr. Saurip Kadi, S.E., M.M., M.Si.**, pada 18 Mei 2026 yang dijadwalkan hadir sebagai tokoh nasional sekaligus memberikan dukungan terhadap program pembinaan kreatif di Lapas Ciamis.
Selain itu, penghargaan Rekor Indonesia akan diserahkan langsung oleh Vice President Rekor Indonesia, Viktor Pudjiadi. Sejumlah pejabat lain juga dijadwalkan hadir, di antaranya Kepala BNNP Jawa Barat Sulistiyo Pudjo serta perwakilan Polda Jawa Barat.
Kegiatan pra-launching berlangsung meriah dengan penampilan sejumlah artis nasional dan musisi lokal. Penyanyi Sunda populer Ade Astrid dan Abiel Jatnika turut hadir, menghibur sekaligus menyapa langsung Kang Udin dan warga binaan lainnya.
Ade Astrid mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, acara ini menjadi bukti bahwa warga binaan tetap memiliki ruang untuk berkarya dan menunjukkan potensi positif.
“Senang sekali bisa hadir di sini. Selain launching album, saya juga bisa bertemu langsung dengan Kang Udin sebagai pencipta lagu,” ujar Ade Astrid melalui pesan WhatsApp, Minggu (10/5/2026).
Ia menegaskan kehadiran dirinya bersama tim dilakukan tanpa bayaran sebagai bentuk dukungan moral.
“Kami hadir tanpa dibayar. Ini murni dukungan agar warga binaan tetap semangat berkarya,” katanya.
Selain Ade Astrid dan Abiel Jatnika, sejumlah artis nasional lainnya juga turut membawakan lagu karya warga binaan, seperti Charly Van Houten, Andika Kangen Band, Yayan Jatnika, Ujang Darso, Jefri Jatnika, Nazmi Nadia, hingga Amora Band.
Banyaknya artis yang membawakan karya tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Lapas Ciamis meraih penghargaan Original Rekor Indonesia.
Pihak Lapas Ciamis menilai program musik menjadi salah satu media pembinaan efektif untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat mental, dan membangun optimisme warga binaan selama menjalani masa hukuman.
Melalui kegiatan ini, Lapas Ciamis juga ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap warga binaan. Di balik keterbatasan, mereka tetap memiliki kemampuan, kreativitas, serta peluang untuk memberikan kontribusi positif melalui karya seni dan musik.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Astrid juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-51 kepada Kepala Lapas Ciamis, Supriyanto.
“Semoga panjang umur, sehat, dan sukses selalu,” ucapnya.***
Sys-Pnd

