Batam – Polda Kepulauan Riau resmi menutup Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Penutupan berlangsung di Food Court Utama 98, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (26/6/2026) malam.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang itu menjadi puncak rangkaian turnamen yang berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat.
Acara dihadiri Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Kepri, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri Dr. Diky Wijaya, S.E., M.Si., mewakili Gubernur Kepri, unsur Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam, Pejabat Utama Polda Kepri, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M., mewakili Kapolresta Barelang, Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie, S.I.K., M.H., serta sekitar 150 tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Wakil Ketua Orado Kepulauan Riau Arya Mustakim Muda. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Polda Kepri atas terselenggaranya Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 yang dinilai mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Arya menjelaskan bahwa Orado merupakan organisasi resmi olahraga domino di Indonesia yang berada di bawah naungan KONI. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada jajaran Polda Kepri seraya berharap Polri semakin Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, wasit, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen. Ia juga mengucapkan selamat kepada para juara dan seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan hal yang wajar dalam sebuah pertandingan. Namun yang terpenting adalah terbangunnya kebersamaan, sportivitas, serta silaturahmi yang semakin erat di antara seluruh peserta.
Brigjen Pol. Anom menegaskan, Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 merupakan implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni "Polri Untuk Masyarakat". Tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum secara profesional, serta membangun kemitraan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
"Melalui kegiatan olahraga, seni, budaya maupun permainan tradisional, Polri ingin menunjukkan kehadirannya sebagai institusi yang humanis, inklusif, dan semakin dekat dengan masyarakat," ujarnya.
Usai sambutan, panitia mengumumkan para pemenang Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 yang dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Kepri secara resmi menutup turnamen dengan harapan kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, sekaligus menjadi media komunikasi positif antara Polri dan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 21.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan penyelenggaraan Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 menjadi wujud komitmen Polda Kepri dalam menghadirkan kegiatan yang mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 melalui semangat kebersamaan dan sportivitas.
Di akhir kegiatan, masyarakat juga diimbau untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan keadaan darurat, gangguan kamtibmas, maupun kebutuhan bantuan kepolisian.
Kaverwil Andre
