Batam – Polda Kepulauan Riau menetapkan enam peserta sebagai calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang lulus seleksi tingkat daerah dan berhak mengikuti seleksi tingkat pusat. Penetapan tersebut dilakukan dalam Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Seleksi Penerimaan Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Rupatama Polda Kepri, Jumat (26/6/2026).
Sidang dipimpin Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Irwasda Polda Kepri, Karo SDM Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri, Kabiddokkes Polda Kepri, jajaran panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta staf Bagdalpers Biro SDM Polda Kepri.
Dalam sambutannya, Wakapolda Kepri menyampaikan bahwa sidang terbuka tersebut merupakan tahapan akhir dari seluruh rangkaian seleksi penerimaan Taruna Akpol yang bertujuan menjaring calon perwira Polri terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dedikasi, dan karakter untuk menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia menegaskan seluruh proses seleksi telah dilaksanakan secara profesional dengan berpedoman pada prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Menurutnya, seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama tanpa adanya jalur khusus maupun perlakuan istimewa.
"Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai masing-masing peserta," ujarnya.
Wakapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengawasan seleksi, mulai dari unsur Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, HIMPSI, pengawas internal, pengawas eksternal, hingga instansi terkait lainnya. Keterlibatan berbagai pihak tersebut dinilai menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan proses rekrutmen Polri yang bersih dan akuntabel.
Dalam sidang tersebut, Panitia Daerah Polda Kepri menetapkan enam peserta lulus terpilih, terdiri atas lima calon Taruna dan satu calon Taruni. Keenam peserta tersebut selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat pusat di Akademi Kepolisian. Sementara itu, satu peserta laki-laki dinyatakan belum lulus terpilih karena keterbatasan kuota penerimaan.
Para peserta yang dinyatakan lulus dijadwalkan berangkat menuju Akademi Kepolisian pada 2 Juli 2026 untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Menutup kegiatan, Wakapolda Kepri mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil lolos seleksi daerah. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan awal dari perjalanan panjang untuk menjadi perwira Polri.
Ia juga berpesan agar para peserta mempersiapkan diri sebaik mungkin, menjaga kesehatan, meningkatkan disiplin, menjunjung tinggi integritas, serta terus belajar selama mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian.
Kepada peserta yang belum berhasil, Wakapolda meminta agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman mengikuti seleksi sebagai bekal untuk mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan berikutnya.
Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir Seleksi Penerimaan Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 Panitia Daerah Polda Kepri kemudian ditutup secara resmi dengan harapan proses rekrutmen Polri tetap berjalan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kaverwil Andre
