PURWAKARTA – Lingkungan usaha yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk mencegah munculnya gangguan keamanan sejak dini, jajaran Polsek Campaka, Polres Purwakarta, terus memperkuat komunikasi langsung dengan para pelaku usaha dan pekerja.
Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Campakasari, Polsek Campaka, AIPTU Nurhidayat, melaksanakan sambang ke salah satu tempat usaha konveksi pembuatan pakaian di wilayah Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog dengan pengelola dan pekerja sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas, khususnya terkait antisipasi aksi premanisme, intimidasi, pungutan liar maupun tindakan lain yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan usaha.
Petugas mengingatkan agar setiap pihak tidak takut menyampaikan informasi apabila menemukan adanya tindakan yang meresahkan. Masyarakat juga diminta tidak mengambil tindakan sendiri dan segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menghadapi persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Selain aspek kamtibmas, Bhabinkamtibmas turut mengedukasi pihak pengelola dan pekerja mengenai pentingnya menjaga hubungan ketenagakerjaan yang harmonis. Setiap persoalan antara pekerja dan pengusaha diharapkan dapat dikomunikasikan secara terbuka dan diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, kegiatan sambang merupakan bentuk pencegahan sekaligus upaya Polri membangun komunikasi dengan masyarakat.
"Polri ingin memastikan masyarakat dapat bekerja dan menjalankan kegiatan usaha dengan aman. Kami mengajak pengusaha maupun pekerja untuk bersama-sama menjaga lingkungan kerja, tidak memberikan ruang terhadap aksi premanisme dan segera melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada intimidasi atau pungutan liar," ujar IPTU Tini Yutini.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan dengan kepala dingin dan mengedepankan komunikasi.
"Perbedaan pendapat dalam lingkungan kerja sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme yang berlaku. Jangan sampai persoalan ketenagakerjaan berkembang menjadi konflik yang mengganggu keamanan maupun aktivitas usaha," tambahnya.
Menurut IPTU Tini, menciptakan lingkungan kerja yang aman membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pengusaha, pekerja, masyarakat dan kepolisian memiliki peran masing-masing dalam menjaga situasi tetap kondusif.
"Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Campaka terus berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat, menyerap informasi dari lapangan, sekaligus memberikan edukasi agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar," ucap Tini.
Beni

