Dari Kolam Bioflok hingga Bak Sampah, PLN Indonesia Power dan PJT II Sulutkan Potensi Warga Wado-Darmaraja



SUMEDANG, Warta TNI POLRI 30 Agustus 2026 – Pemberdayaan masyarakat kini tak cukup hanya dengan memberi bantuan. Yang lebih penting adalah menciptakan ruang agar masyarakat mampu mengolah potensi menjadi peluang dan mengubah peluang menjadi kemandirian.

Semangat itulah yang dihadirkan PLN Indonesia Power UBP Jatigede bersama PJT II Wilayah V Cirebon melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wado dan Desa Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Program ini hadir dengan konsep yang menyatukan ekonomi dan lingkungan. Di sektor ekonomi, masyarakat didorong mengembangkan budidaya ikan menggunakan sistem bioflok. Sementara di sektor lingkungan, disediakan bak sampah sebagai bagian dari upaya membangun budaya pengelolaan sampah di tengah masyarakat.

Bioflok menjadi pilihan karena budidaya ikan dapat dikembangkan dengan pemanfaatan lahan yang relatif efisien. Lebih dari sekadar kolam ikan, program ini diharapkan menjadi titik awal bagi masyarakat untuk belajar, berproduksi, mengembangkan usaha, dan menciptakan nilai ekonomi dari potensi yang ada di sekitar mereka.

Di sisi lain, bak sampah menjadi simbol bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat tidak hanya diajak menghasilkan, tetapi juga menjaga ruang hidup agar tetap bersih dan nyaman.

Satu program, dua gerakan: menghidupkan potensi ekonomi sekaligus menghidupkan kepedulian terhadap lingkungan.

Kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Jatigede dan PJT II Wilayah V Cirebon tersebut diharapkan mampu melahirkan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Masyarakat bukan ditempatkan sebagai penerima manfaat semata, tetapi sebagai pelaku utama yang mengelola, mengembangkan, dan menjaga keberlanjutan program.

Melalui sinergi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan, kedua pihak berkomitmen menghadirkan program yang memiliki nilai manfaat, nilai ekonomi, dan nilai lingkungan.

Harapannya, dari Desa Wado dan Desa Darmaraja lahir cerita baru tentang pemberdayaan: ikan tumbuh menjadi sumber penghasilan, kesadaran tumbuh menjadi budaya, dan kolaborasi tumbuh menjadi kemandirian masyarakat.

M.Salman

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama