GARUT,WARTA TNI POLRI. Sekda Kabupaten Garut Drs. H. Nurdin Yana, M.H. Didampingi oleh pengurus DHD 45 provinsi Jawa Barat beserta jajarannya, DHC 45 Kabupaten Garut beserta jajarannya, melaksanakan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih di pusara pejuang kemerdekaan, almarhum Bapak Atam Bin H. Hanafi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dan diselenggarakan makam keluarga, Kp. Biru Rt 03 Rw 01, Desa Situsari Kec. Karangpawitan Kabupaten Garut
Giat upacara Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih di pusara pejuang kemerdekaan dimulai pukul 09.00Wib, dihadiri oleh Porkofimcan Karangpawitan beserta jajarannya, para kepala UPT, para Kepala Desa/Kel, PKK, Siswa/i, dan Organisasi Kemasyarakatan termasuk LASKAR PRABOWO 08 PAC Karangpawitan. Rabu 19 Agustus 2026
Sekda H. Nurdin Yana menyampaikan permintaan maaf yang sebesar besar atas ke tidak hadirannya Bapak Bupati yang saat ini sedang ada acara di tempat lain. Sekda H.Nurdin pun mengucapkan terima kasih kepada DHD 45 Provinsi Jawa Barat dan DHC Kab. Garut atas pengajuan Almarhum Bapak Atam mendapatkan Penghargaan dari Pemerintah sebagai Pahlawan Pejuang Kemerdekaan, yang perlu di ingat bahwa penghargaan ini adalah bentuk Penghormatan Pemerintah Daerah atas jasa-jasa almarhum dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan.
”Penghormatan ini adalah bentuk terima kasih kami, Pemerintah Kabupaten Garut, atas jasa-jasa beliau,” ujar Sekda H.Nurdin Yana.
Ia juga menekankan bahwa proses penetapan almarhum sebagai eksponen Pejuang 45 melalui proses yang panjang dan didasarkan pada Surat Keputusan (SK) dari (Dewan Harian Daerah) DHD 45 Provinsi Jawa Barat.
Sekda H.Nurdin Yana mengajak masyarakat, khususnya para guru, ASN, dan pelajar, untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan. Ia mengingatkan bahwa tantangan saat ini kemiskinan dan kenakalan remaja.
”Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan supaya apa yang diharapkan dan dicita-citakan oleh beliau itu bisa terwujud, yaitu menjadikan negara kita negara yang adil dan makmur,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga atau ahli waris, Sudrajat, mengungkapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menyebut bahwa almarhum Bapak Atam adalah sosok yang luar biasa, berdedikasi tinggi, dan dikenal sebagai Tentara Nasional Indonesia.
Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi juga pengakuan atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan semangat juang bapak Atam,”
Lebih Lanjut Sudrajat menambahkan bahwa meskipun almarhum telah tiada, semangat dan warisannya akan terus hidup dalam diri keluarga.
”Sebagai ahli waris, kami berkomitmen untuk melanjutkan jejak langkah beliau dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Ditempat yang sama Hedi Hanapi selaku ketua Laskar Prabowo 08 PAC Karangpawitan memberikan apresiasi kepada DHD 45 dan DHC 45, yang telah berjuang dalam memperjuangkan hak para pejuang, yang telah berjuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, kita saat ini tinggal menikmati hasil para pejuang yang telah mendahului kita dengan mengngisi kemerdekaan sesuai dengan keterampilan dan propesi kita masing masing. Pungkasnya.( DNG )
