Pemkab Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Strowberi dan Bawang Putih.

Garut.wartatnipolri.net
Bupati Garut H.Abdusy Syakur Amin berdiskusi bersama delegasi Negara Korea Selatan mengenai peluang kerja sama tentang pengembangan teknologi pertanian, khususnya Budidaya Strowberi dan Bawang Putih, bertempat di  Pamengkang Pendopo Garut,Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut,Jumat (21/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Garut mulai membuka peluang kerja sama internasional di Bidang Pertanian dengan Negara Korea Selatan. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Garut H.Abdusy Syakur Amin bersama delegasi Negara Korea Selatan,Jumat (21/8/2026).

Pertemuan ini secara khusus membahas peluang kolaborasi antara Kabupaten Garut dengan Kota Damyang Negara Korea Selatan, tentang penerapan teknologi Pertanian, terutama untuk meningkatkan Produktivitas serta Kualitas komoditas Strowberi dan Bawang Putih.

Delegasi Negara Korea Selatan yang hadir antara lain Shin Min-Ho, Chairman of the Steering Committee for the Jeonnam-Gwangju Integrated Special Metropolitan City Council; Hal Young Chul, President Director PT JIN SUNG KS Indonesia; Minho Seo, Chairman of East Asia Exchange Cooperation Research Institute; serta Park Jae-Chang, Manager PT JIN SUNG KS Indonesia.

Bupati H.Abdusy Syakur Amin mengatakan, pertemuan tersebut menjadi tahap awal untuk membangun kerja sama dengan Kota Damyang melalui pertukaran pengetahuan dan penerapan teknologi budidaya yang dinilai dapat mendukung pengembangan Pertanian Kabupaten Garut.

Menurutnya, strowberi menjadi salah satu komoditas yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Teknologi dan Varietas Strowberi dari Negara Korea Selatan diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas produksi lokal.
“Kita ingin tingkatkan kualitas dan kuantitasnya untuk lebih baik lagi,” kata H. Abdusy Syakur Amin.

Selain Strowberi, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan Bawang Putih. Komoditas tersebut dinilai strategis karena peningkatan produksi dalam Negeri menjadi bagian dari upaya mendukung Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional.

Bupati berharap kolaborasi dengan pihak Negara Korea Selatan tidak berhenti pada pembahasan saja,tetapi dapat dilanjutkan melalui proyek percontohan Budidaya yang memberikan manfaat nyata bagi para Petani di Kabupaten Garut.

Dosen Praktisi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Chung KyongHo, turut mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menjajaki kerja sama tersebut.

Ia berharap hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk Pengembangan Budidaya Bawang Putih dan Strowberi dengan standar kualitas yang lebih tinggi, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan Kesejahteraan Petani khususnya, imbuhnya.(DNG)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama