Malam penutupan Cianjur Fest 2026 tak hanya diisi hiburan dan syiar. Di Alun-Alun Cianjur, Minggu 23/8/2026, masyarakat Cianjur justru menorehkan aksi kemanusiaan dengan menggalang dana bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan Gema Syiar yang digagas BAZNAS Kabupaten Cianjur itu berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp50 juta. Dana tersebut rencananya akan disalurkan untuk membantu meringankan beban warga NTT yang terdampak bencana.
Acara yang berlangsung di pelataran Lapangan Al-Makmurin Masjid Agung Cianjur ini dihadiri jajaran pimpinan daerah. Tampak hadir Bupati dan Wakil Bupati Cianjur,Ketua Baznas, Sekda, unsur Forkopimda. para tokoh agama, tokoh masyarakat, jamaah Mustami, hingga warga umum yang memadati lokasi.
Donasi Datang dari Berbagai Pihak
Wakil Ketua IV BAZNAS Cianjur, Hilman Saukani, menjelaskan, jumlah Rp50 juta itu bukan berasal dari satu sumber saja.
Ada Rp10 juta dari hadiah karnaval tingkat OPD, Rp10 juta lagi dari karnaval tingkat kecamatan. BAZNAS Cianjur sendiri menyumbang Rp15.834.055, Selain itu terkumpul juga Rp1.687.945 lewat donasi QRIS dan Rp12.478.000 dari para jamaah dan mustami.
'ini adalah wujud nyata kepedulian dan solidaritas masyarakat Cianjur. Kami ingin meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang sedang diuji musibah gempa,"kata Hilman.
Bagi Hilman, Gema Syiar tahun ini memiliki makna lebih. Selain menjadi penutup rangkaian Cianjur Fest 2026, kegiatan ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan warga Cianjur bisa diwujudkan dalam aksi nyata.
Ia pun mengapresiasi dukungan dari Pemkab Cianjur, OPD, kecamatan, tokoh agama hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi.
"Harapan kami, semangat gotong royong seperti ini terus tumbuh. Sehingga ketika ada daerah lain yang membutuhkan bantuan, masyarakat Cianjur siap hadir dan bergerak bersama" ujarnya.
Dengan terkumpulnya Rp50 juta, Gema Syiar Cianjur Fest 2026 pun menutup rangkaian acara dengan meninggalkan pesan kemanusiaan yang kuat: Cianjur peduli, Cianjur bergerak.
RZT

