GARUT,WARTA TNI POLRI. Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Putra-Putri Keluarga TNI Angkatan Darat (HIPAKAD) Kabupaten Garut Masa Bakti 2026-2031,secara resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (29/8/2026).
Dalam kepengurusan baru tersebut, Yuli Yanti, S.Pd., dipercaya menjadi Ketua DPC HIPAKAD Kabupaten Garut untuk Masa Bakti 2026-2031.
Usai pelantikan Yuli Yanti menegaskan, bahwa Amanah dan Transparansi akan menjadi prioritas utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Alhamdulillah, hari ini sudah dilaksanakan pelantikan HIPAKAD dan saya dipercaya sebagai Ketua DPC Hipakad Kabupaten Garut yang akan saya utamakan adalah Amanah. Nomor satu adalah Amanah dalam Organisasi,” ujar Yuli Yanti.
Menurutnya, persoalan Amanah dan Transparansi menjadi hal penting yang harus diperkuat dalam organisasi. Ia akan berkomitmen membangun Tata Kelola Organisasi yang terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan.
“Selama ini yang menjadi persoalan kita, anak-anak TNI, adalah ketika ada yang tidak Amanah dan tidak Transparansi. Insya Allah, dengan kepemimpinan saya, semuanya akan dibuat Terang dan Transparansi,” katanya.
Selain memperkuat Internal Organisasi, HIPAKAD Garut di bawah kepemimpinannya juga akan memberikan perhatian pada Bidang Sosial. Salah satu program yang direncanakan adalah Kegiatan Donor Darah yang akan dilaksanakan di 42 Kecamatan Kabupaten Garut.
“Kita akan membantu di Bidang Sosial dulu. Kita akan mengadakan Donor Darah di 42 Kecamatan Kabupaten Garut. Selain itu, mungkin juga akan ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pelayanan Sosial lainnya,” ungkap Yuli Yanti.
Tak hanya bidang sosial, HIPAKAD Garut juga akan terlibat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
Yuli mengatakan, pihaknya telah melakukan audiensi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan merencanakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) sebagai langkah awal untuk menyatukan pemahaman dan gerakan dalam pencegahan narkoba.
“Kemarin kita baru audiensi dengan pihak BNN. Kita akan mengadakan Bimtek untuk menyamakan satu suara dengan BNN, kemudian turun ke bawah, ke rayon-rayon dan karang taruna,” jelasnya.
Ia menilai persoalan narkoba di Kabupaten Garut perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, HIPAKAD berkomitmen ikut berperan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.
“Dengan nasib narkoba di Garut, kita sangat prihatin. Kita ingin ikut membantu memberantas peredaran narkoba, termasuk menyasar para bandar dan jaringan peredarannya,” tegas Yuli.
“Saya mohon doa dari semuanya supaya HIPAKAD terus bisa maju dan bisa membina anggotanya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Masih menurutnya Yuli Yanti menyampaikan bahwa HIPAKAD Garut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah. Salah satunya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah, kemarin kita sudah ke Kesbangpol dan mendapat dukungan terkait hibah seperti organisasi masyarakat lainnya. Itu juga sudah dilaksanakan,” katanya .
Dan berharap pada Pemerintah Daerah mohon ada perhatian terhadap Hipakad,kegiatan ini bisa sukses dan berjalan lancar pyur modal dari pribadi dan hasil dari tabungan anggota, pungkasnya.(DNG)


