Kapolsek Cibeber Kab Cianjur, Kompol Tio dengan Maung Lodaya nya menandakan Keberanian yang tangguh
memiliki sosok pemimpin Handal yang membawa warna berbeda.kompol Tio seorang KAPOLSEK tangguh yang sejak lalu menjabat sebagai Kaposek Di Campaka, Sukanagara dan Sekarang Kopolsek Cibeber, tidak hanya mengukir sejarah sebagai Kapolsek di wilayah tersebut, tetapi juga dikenal sebagai figur inspiratif yang memiliki kecintaan mendalam terhadap budaya Kesundaan.
Kompol Tio yang kini menjabat sebagai Kapolsek Resort Cibeber/ Kapolres Cianjur menjadi tonggak baru dalam sejarah, menandai era baru di mana kepemimpinan Beliau mulai semakin diakui dalam institusi Polri.
Sebagai Kapolsek, Tio berkomitmen untuk melayani dan mengabdikan dirinya kepada masyarakat khususnya Cibeber. Ia mengajak semua pihak untuk berpartisipasi menjaga kondusivitas dan keamanan masyarakat. Namun, di balik ketegasan dan kewibawaannya, Tio memiliki sisi yang lembut sebagai pencinta dan pendukung pelestarian Budaya Kesundaan.
Kecintaan Tio terhadap Budaya Kesundaan dimulai sejak ia menjadi Polisi. Namun, kecintaan itu semakin mendalam ketika ia menjabat sebagai Kapolsek Cibeber,
TIO Kapolsek yang Ramah Sebagai Pelindung Dan Pengayom masyarakat Di wilayah Hukum Cibeber
Sebagai seorang Kapolsek Tio tetap menjunjung tinggi budaya Kesundaan dengan Destinasi Maung lodaya.
Salah satu alasan tio mencintai Budaya sunda adalah karena brand tersebut memiliki kepedulian terhadap leluhur Sunda, Tio Selalu memberdayakan masyarakat berkebutuhan khusus untuk ikut terlibat dalam proses Ketertiban Umum Di wilayah Hukum Cibeber. Itu luar biasa. Saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus harus dirangkul dan didukung, termasuk di Polri. Kami juga sudah mulai membuka kesempatan bagi Masyarakat untuk bergabung,” jelasnya.
Selain kecintaannya pada Kesundaan, Tio yang tidak hanya berfokus pada tugas kepolisian, tetapi juga mendukung pelestarian budaya melalui cara yang kreatif.
Memiliki peran besar dalam berbagai bidang, termasuk di institusi kepolisian. Sosoknya yang tegas, humanis, ( JAT. )