Petugas Lapas Batam Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Aksi Pelemparan



Batam — Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam berhasil digagalkan berkat kewaspadaan petugas. Dalam dua kejadian terpisah pada Jumat malam, 16 Januari 2026, dan Sabtu pagi, 17 Januari 2026, petugas menemukan sejumlah bungkusan mencurigakan yang diduga berisi narkotika hasil pelemparan dari luar tembok lapas.

Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 22.15 WIB. Petugas penjagaan Menara 3 mencurigai dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan melemparkan bungkusan ke arah lapangan Blok D dari luar area lapas. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti regu jaga dengan melakukan pengejaran di sekitar lokasi serta penyisiran di dalam area lapas.

Dari hasil penyisiran, petugas menemukan sebuah bungkusan plastik yang diberi pemberat batu. Setelah dibuka oleh pejabat pengamanan, bungkusan tersebut berisi serbuk putih dan pil yang diduga narkotika jenis sabu dan ekstasi. Temuan itu kemudian dilaporkan secara berjenjang kepada Kepala Lapas Kelas IIA Batam dan diteruskan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau.

Sebagai tindak lanjut, pihak lapas berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polresta Barelang. Petugas kepolisian mendatangi lokasi pada malam yang sama untuk melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan petugas, serta mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.

Keesokan harinya, Sabtu pagi sekitar pukul 10.35 WIB, petugas kembali menemukan dua bungkusan mencurigakan saat melakukan pengawasan kegiatan kerja warga binaan di area branggang kebun. Bungkusan yang dilapisi aluminium foil itu berisi serbuk putih yang diduga narkotika serta beberapa paket ganja kering. Seluruh temuan diamankan dan dilaporkan untuk ditangani bersama aparat penegak hukum.

Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, mengatakan penggagalan tersebut menunjukkan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memerangi peredaran narkotika di dalam lapas. “Pengawasan akan terus diperketat, terutama di titik-titik rawan pelemparan, serta ditingkatkan melalui koordinasi dengan kepolisian,” ujarnya.

Hingga saat ini, kondisi keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIA Batam dilaporkan tetap aman dan kondusif berkat deteksi dini serta respons cepat petugas.

Kaverwil Andrew

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama