Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, OMC dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Rencana penerbangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi ekstrem di Provinsi DKI Jakarta, kata Isnawa, Sabtu (31/1/2026),
Modifikasi Cuaca Diklaim Turunkan Intensitas Hujan hingga 60 Persen, tapi Bukan Banjirnya
Pelaksanaan OMC disebut merupakan hasil kerja sama BPBD DKI Jakarta dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, TNI Angkatan Udara, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Pada sorti pertama, pesawat melakukan penyemaian awan di perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000 hingga 11.000 kaki.
Dalam penerbangan ini, digunakan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.
Sementara itu, sorti kedua difokuskan pada wilayah barat daya Jakarta dengan ketinggian penerbangan 7.000 hingga 8.000 kaki.
Pada sorti ini, digunakan bahan semai berupa Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram, ujar Isnawa.
Di Balik Langit Jakarta yang Dijaga Operasi Modifikasi Cuaca Rp 31 Miliar
Isnawa menjelaskan, pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara berkelanjutan.
Dengan demikian, penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang dinilai lebih aman.
BPBD DKI Jakarta memastikan akan terus melakukan evaluasi harian terhadap pelaksanaan OMC serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Jat
