Tingkatkan Akuntabilitas dan Efektivitas, BAZNAS Cianjur Gelar Bimtek Intensif bagi Seluruh Pengurus UPZ Laskar Merah Putih



CIANJUR.wartatnipolri.net
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan transparan. Untuk memastikan efektivitas penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) hingga ke tingkat akar rumput, BAZNAS Cianjur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) intensif bagi seluruh pengurus dan anggota Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang se-Kabupaten Cianjur.


Kegiatan yang digelar di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Cianjur pada Kamis (5/2/2026) pagi ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Hilman Saukani, M.Pd.I. Bimtek ini dirancang sebagai upaya strategis untuk membangun kapasitas amil zakat di garda terdepan, dengan fokus pada profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan dana ZIS.

Dalam sambutannya, H. Hilman Saukani, M.Pd.I menekankan pentingnya peran UPZ LMP sebagai ujung tombak penghimpunan dana ZIS. “Era modern menuntut pengelolaan zakat yang tidak hanya mengandalkan semangat, tetapi juga kemampuan teknis dan administratif yang mumpuni. Bimtek ini kami rancang untuk membekali para pengurus dengan pengetahuan terkini, mulai dari regulasi perzakatan, sistem pelaporan digital BAZNAS, hingga strategi membangun kepercayaan para muzakki,” ujarnya.

Hilman menambahkan bahwa penguatan kapasitas amil merupakan langkah penting untuk mengoptimalkan potensi zakat di Cianjur. “Dengan sumber daya manusia yang terlatih dan berintegritas, setiap rupiah zakat yang terkumpul dapat disalurkan secara tepat sasaran, memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua LMP Markas Cabang Kabupaten Cianjur, Iwan Mercy, menyambut positif inisiatif BAZNAS ini. “Kami sangat mengapresiasi dan membutuhkan pelatihan semacam ini. Ilmu yang diberikan akan menjadi panduan operasional di lapangan, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada donatur maupun mustahik. Sinergi antara BAZNAS dan UPZ adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di Cianjur,” ungkap Iwan.

Kegiatan Bimtek diikuti dengan antusias oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cianjur. Sesi berlangsung interaktif dengan diskusi terbuka mengenai tantangan di lapangan dan solusi praktis yang dapat diterapkan. Para peserta juga diperkenalkan dengan platform teknologi informasi terbaru BAZNAS, yang akan memudahkan proses pendataan dan pelaporan ke depannya.

Bimtek ini dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem zakat yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Cianjur. Diharapkan, pasca pelatihan, kinerja seluruh UPZ LMP akan semakin meningkat, sehingga kontribusi zakat terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Cianjur dapat dioptimalkan.

Azizah

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama