Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) melalui dinas pendidikan pemuda dan olahraga ( Disdikpora ) Kabupaten Cianjur, resmi mengumumkan pembatalan kebijakan pembelajaran daring bagi para siswa mulai pekan depan.
Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas belajar, kesehatan mental peserta didik, serta kesiapan infrastruktur sekolah pasca pandemi.
“Selama dua tahun terakhir kami melihat adanya kesenjangan akses, penurunan interaksi sosial, dan kelelahan digital pada anak-anak. Dengan kondisi saat ini yang relatif stabil, kami menilai pembelajaran tatap muka penuh lebih tepat,” ujar Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhly Solehudin. Jumat 27/03/2026.
Kata Ruhly didampingi Plt. Kabid SMP dan Plt Kabid SD mengatakan, seluruh jenjang pendidikan SD dan SMP akan kembali masuk kelas seperti jadwal normal.
Namun katanya, sekolah diwajibkan tetap menerapkan protokol kebersihan dasar, penyediaan fasilitas cuci tangan, sirkulasi udara di ruang kelas, dan pemantauan kesehatan harian. Bagi siswa dengan kondisi medis khusus, pihak sekolah diminta menyiapkan pendampingan individual, bukan kelas daring terpisah.
Dengan adanya pengumuman pembelajaran tatap muka, semua orang tua siswa mendukung penuh pembelajaran tatap muka. Karena pada dasarnya, belajar tatap muka di sekolah lebih efektif dari pembelajaran daring.
" Saya sangat setuju dengan pembelajaran tatap muka, anak saya akan lebih fokus belajar dan juga adanya interaksi dengan guru dan teman sekelasnya," kata wali murid kelas VI SD, Nining Suryani.
Sementara itu Ruhly juga meminta para guru menyesuaikan kembali metode pengajaran yang sebelumnya banyak mengandalkan platform digital.
Lebih jauh Kepala Disdikpora memastikan proses transisi diawasi selama tiga bulan pertama. Evaluasi rutin akan dilakukan untuk memastikan tidak ada penurunan capaian belajar, serta membuka ruang konsultasi bagi sekolah yang membutuhkan penyesuaian.
" Dengan dibatalkannya pembelajaran daring, aktivitas ekstrakurikuler, kegiatan lapangan, dan asesmen berbasis proyek juga dijadwalkan kembali berjalan penuh di lingkungan sekolah," pungkasnya.
Eyang.

