PURWAKARTA – Kabupaten Purwakarta menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) dalam rangka Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun Anggaran 2026 Lemhannas RI.
Kegiatan penerimaan peserta berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di Aula Janaka Sekretariat Daerah Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Sekretaris Daerah Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra, Direktur Operasional PJT II, Anton Mardiyono, serta para staf ahli, asisten daerah dan kepala OPD Pemerintah Kabupaten Purwakarta dengan jumlah peserta sekitar 50 orang.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Peserta, Kolonel Harry Nugroho bersama 12 peserta lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan pelaksanaan kegiatan oleh perwakilan peserta, serta sambutan dari Bupati Purwakarta.
Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta SSDN Lemhannas RI yang melaksanakan kegiatan studi strategis di Kabupaten Purwakarta.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Purwakarta merupakan salah satu daerah di Jawa Barat dengan luas wilayah yang relatif kecil, namun memiliki potensi sumber daya yang besar. Saat ini, Kabupaten Purwakarta memiliki visi pembangunan daerah yaitu mewujudkan “Purwakarta Istimewa.”
Selain itu, Purwakarta juga memiliki dua bendungan besar yang sangat strategis yaitu Bendungan Cirata dan Bendungan Jatiluhur. Bendungan Cirata bahkan telah dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia ke-7.
Namun demikian, pemerintah daerah juga menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya terkait dengan over kapasitas Keramba Jaring Apung (KJA) di wilayah perairan waduk. Berdasarkan hasil pendataan pada tahun 2025, jumlah KJA yang ada tercatat melebihi kapasitas hingga empat kali lipat dari jumlah yang seharusnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta SSDN diharapkan dapat mempelajari berbagai kebijakan pembangunan daerah serta permasalahan yang dihadapi di lapangan sebagai bahan kajian strategis dalam perumusan kebijakan nasional.
Setelah kegiatan pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, penyerahan cinderamata, serta diskusi lanjutan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Purwakarta, Dandim 0619/Purwakarta, dan Kapolres Purwakarta.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Jatiluhur, pemaparan dari para petani ikan terkait pengelolaan budidaya ikan, diskusi bersama peserta, penyerahan cinderamata, hingga penutupan kegiatan yang ditandai dengan sesi foto bersama.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi menyampaikan bahwa kegiatan SSDN Lemhannas RI ini merupakan momentum penting dalam memberikan gambaran nyata kepada para calon pemimpin nasional mengenai dinamika pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini, para peserta dapat memahami secara langsung kondisi di lapangan, termasuk berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi daerah. Hal ini diharapkan menjadi bahan kajian strategis dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Enjang.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan para peserta SSDN Lemhannas RI dapat memperoleh wawasan yang komprehensif mengenai berbagai aspek pembangunan daerah, sehingga mampu melahirkan gagasan strategis yang bermanfaat bagi pembangunan nasional di masa mendatang.
Purwakarta, Senin, 9 Maret 2026.
Dikeluarkan oleh Si Humas Polres Purwakarta
Jl. Veteran No.408, Ciseureuh, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41118
Beni

