Upaya membangun Ekosistem Olahraga yang Kuat dimulai dari Hulu. Prinsip inilah yang menjadi Napas dalam Pelatihan Pelatih Renang Tingkat Daerah (T D) yang digelar Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Garut, Jumat–Sabtu April 2026, bertempat di Gedung Baru FPIK Universitas Garut (Uniga).
Dengan mengusung tema “Membangun Fondasi, Mencetak Prestasi”, kegiatan ini tak sekadar pelatihan teknis, tetapi juga langkah Strategis menyiapkan masa depan Olahraga Renang di Kabupaten Garut..
Ketua Umum Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Garut, Dr. Agus Ismail, ST., MT., menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi titik awal penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bidang Kepelatihan. Peserta yang hadir pun tak hanya berasal dari Garut saja melainkan dari berbagai Daerah di Jawa Barat hingga luar Provinsi.
“Ini menunjukkan bahwa Renang adalah Cabang Olahraga yang memiliki daya tarik besar dan Prestise Tinggi. Harapannya, semakin banyak pelatih berkualitas yang kita siapkan, maka akan lahir pula atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperluas basis pembinaan sejak dini. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah menjadikan renang sebagai kegiatan Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah- Sekolah. Dengan demikian, Olahraga ini tidak hanya berkembang di Level Kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari Budaya Hidup Sehat Masyarakat.
Dukungan Pemerintah Daerah turut menguatkan Optimisme tersebut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa Garut memiliki Infrastruktur yang memadai, termasuk Kolam Renang berstandar Nasional.
“Kami siap menunjang pengembangan Renang melalui penyediaan Fasilitas dan penyelenggaraan berbagai Event. Ini penting untuk menjaring dan membina atlet-atlet potensial yang nantinya bisa mengharumkan nama Garut,” katanya.
Sinergi lintas sektor juga menjadi kunci keberhasilan program ini. Wakil Rektor Universitas Garut, Dr. Ijudin, M.Si., menilai kegiatan ini sebagai Momentum Strategis dalam meningkatkan Kapasitas Lulusan, khususnya di Bidang Olahraga.
“Kami melihat ini sebagai kolaborasi yang luar biasa antara dunia akademik, pemerintah, dan organisasi olahraga. Uniga sendiri telah melahirkan banyak lulusan berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Pelatihan ini menjadi ruang untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Garut, Subhan Romansyah, menyambut penuh semangat terselenggaranya kegiatan ini. Dengan gaya khasnya, ia menegaskan komitmen untuk terus mendorong kemajuan olahraga di Garut.
“Ini mantap, hebat, dan gaspol. Kita harus terus bergerak mencetak prestasi,” tegasnya.
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa keseriusan dalam membangun olahraga tidak bisa instan. Dibutuhkan fondasi yang kuat, kolaborasi yang solid, dan visi jangka panjang.
Dari Garut, langkah kecil ini diharapkan menjelma menjadi gelombang besar prestasi di masa depan, pungkasnya.
Dng
