Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur terus bergulir. Dari total 17 peserta yang mengikuti tahapan seleksi administrasi dan uji kompetensi awal, sebanyak 10 orang dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya.
Seleksi tersebut dilakukan oleh panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur sebagai bagian dari proses penjaringan komisioner periode mendatang.
Tahapan ini bertujuan untuk menyaring figur-figur yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman terkait pengelolaan zakat, infak dan sedekah ( ZIS ).
Ketua Panitia Seleksi, Selamet Riyadi menyampaikan, peserta yang lolos akan kembali mengikuti tahapan lanjutan berupa wawancara dan pendalaman materi sebelum nantinya ditetapkan menjadi calon pimpinan definitif.
“Dari 17 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 10 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya,”Katanya. Selasa 19/05/2026.
,Iyad ( Selamet Riyadi-red ) menegaskan, seluruh proses dilakukan secara terbuka dan objektif guna mendapatkan komisioner BAZNAS yang profesional serta mampu meningkatkan pengelolaan zakat di Kabupaten Cianjur.
Katanya, keberadaan BAZNAS sendiri memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi umat hingga penanganan masyarakat kurang mampu.
Tahapan seleksi selanjutnya dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, sebelum nantinya nama-nama calon pimpinan diajukan untuk proses penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.
" Kami ingin memastikan calon yang maju benar-benar paham mulai dari dasar hukum zakat hingga bagaimana mengelolanya sesuai aturan, serta menjaga nilai-nilai keberagaman dan persatuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil seleksi tahap wawancara akan diumumkan pada Kamis, 21 Mei 2026. Dari total 17 peserta, hanya 10 nama terbaik yang akan melaju ke tahap berikutnya.
Kata Iyad, kesepuluh nama tersebut akan diajukan kepada Bupati Cianjur untuk diteruskan ke Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menjalani proses verifikasi faktual dan administrasi.
“Setelah berkas dan kelayakan diverifikasi oleh pusat, akan ditetapkan lima nama terbaik yang akan menjabat sebagai pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur periode berikutnya,” tambahnya.
Kelima pimpinan terpilih nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati dan dijadwalkan dilantik pada September 2026, menyesuaikan dengan berakhirnya masa jabatan pengurus Baznas saat ini.
“Target kami, yang terpilih nanti adalah sosok yang benar-benar ahli dan terpercaya dalam mengelola zakat demi kesejahteraan umat,” pungkasnya.
Eyang
