Lapas Batam Perkuat Budaya Pelayanan Prima melalui Sosialisasi Bersama BRI


Batam – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menggelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kegiatan yang berlangsung di Aula Ismail Saleh Lapas Batam, Rabu (8/7), ini ditujukan untuk memperkuat kompetensi petugas dalam memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sosialisasi dipimpin Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Batam, Anto Eka Purwadi, dan diikuti petugas yang bertugas di layanan kunjungan, layanan terpadu, layanan integrasi, serta unit pelayanan publik lainnya.

Dalam sambutannya, Anto Eka Purwadi menegaskan bahwa pelayanan prima menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. Menurutnya, setiap petugas harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, transparan, humanis, serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

"Seperti diketahui, kami telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024. Karena itu, dalam aspek pelayanan publik sudah seharusnya kami melakukan reviu dan penyegaran kembali kepada petugas layanan melalui penguatan budaya pelayanan prima," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, narasumber dari BRI memaparkan materi mengenai budaya pelayanan prima, mulai dari pentingnya membangun kesan pertama yang positif, komunikasi yang efektif, penanganan keluhan pelanggan secara humanis, hingga penerapan prinsip 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun dalam setiap pelayanan.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan yang dihadapi petugas saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para peserta tampak antusias berbagi pengalaman sekaligus berdiskusi mengenai strategi peningkatan kualitas layanan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Batam berharap seluruh petugas, khususnya yang berada di garda terdepan pelayanan publik, semakin mampu memberikan pelayanan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Batam dalam mendukung reformasi birokrasi serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat secara berkelanjutan.

Kaverwil Andre

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama