Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) resmi menghadirkan layanan internet gratis melalui program WiFi Publik. Langkah strategis ini diambil sebagai komitmen nyata pemerintah daerah dalam meratakan akses informasi, mempercepat transformasi digital, sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Pangandaran.
Penyediaan WiFi Publik ini bukan tanpa alasan. Program ini merupakan implementasi langsung dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 500.8.7/4586/Bangda mengenai Pemetaan Daerah Blankspot dan Layanan Internet. Selain itu, program ini juga mengacu pada PP No. 46 Tahun 2021 untuk mewujudkan zero blankspot , serta sejalan dengan Permendagri No. 15 Tahun 2024 yang mendorong fasilitasi internet di area publik dan wisata.
Di Mana Saja Lokasinya?
Saat ini, fasilitas WiFi Publik gratis tersebut sudah aktif dan dapat diakses langsung oleh masyarakat maupun pelancong di 6 lokasi krusial berikut:
UMKM Alun-Alun Parigi
Pasar Gimbal Mangunjaya
Masjid Al-Jabbar Kalipucang
Taman Sunset Pangandaran
Pantai Batukaras
Pantai Madasari
Manfaat Multisektoral: Dari UMKM hingga Wisatawan
Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, mengungkapkan bahwa fasilitas internet gratis ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang luas di berbagai sektor.
"Bagi sektor ekonomi, fasilitas ini sangat mendukung para pelaku UMKM kita untuk mulai berjualan online, memperluas promosi, serta memudahkan transaksi digital. Di sisi lain, layanan ini juga memafasilitasi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan koneksi internet untuk belajar atau menerapkan gaya hidup produktif Work From Anywhere (WFA)," ujar Tonton.
Tidak hanya itu, bagi sektor pariwisata, wisatawan kini bisa langsung mengunggah momen keseruan mereka secara real-time, yang secara tidak langsung menjadi ajang promosi gratis bagi destinasi wisata Pangandaran.
Komitmen Perluasan Jaringan
Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian (Aptikasan) Diskominfo Pangandaran, Galih Avomegi, menambahkan bahwa pemilihan keenam lokasi ini telah melalui pemetaan kebutuhan dengan mempertimbangkan aktivitas publik yang tinggi.
Ke depannya, Diskominfo akan terus mengevaluasi infrastruktur ini dan berupaya memperluas layanannya ke titik-titik penting lainnya di Kabupaten Pangandaran demi mengikis daerah blankspot hingga ke tingkat desa.
Program WiFi Publik ini juga dirancang untuk mendukung Asta Cita ke-3 pemerintah dalam mendorong kewirausahaan dan industri kreatif , serta selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dalam mempercepat transformasi digital.
Bagi masyarakat atau wisatawan yang sedang berada di enam lokasi di atas, Anda sudah bisa langsung menghubungkan gawai Anda—baik smartphone, tablet, maupun laptop—ke jaringan WiFi Publik yang tersedia untuk menikmati akses internet tanpa dipungut biaya sepeser pun!
Sys-Pnd
