Cianjur. Wartatnipolri.net-
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh insan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembangunan dunia pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Cabang (PC) PGRI Kecamatan Cianjur, Wildan Efendi, S.Pd.I, M.M, bahwa moment peringatan HUT RI ke-81 harus dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas, maju, dan berdaya saing.
Wildan mengatakan, dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Karena peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan harus menjadi perhatian bersama.
“Semangat kemerdekaan harus kita implementasikan dalam dunia pendidikan. Bukan hanya memperingati HUT RI, tetapi bagaimana semangat tersebut mampu mendorong kita untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan melahirkan generasi yang unggul serta berdaya saing,” katanya. Rabu 12/08/2026.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai program pembangunan pendidikan dapat berjalan secara optimal.
PC PGRI Kecamatan Cianjur juga mendorong para guru dan tenaga kependidikan agar terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta inovasi dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.
“Guru harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kita ingin pendidikan di Cianjur mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Wildan berharap semangat HUT RI ke-81 dapat menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan sektor pendidikan menuju terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045.
“Dengan persatuan, kolaborasi dan semangat pengabdian, kita optimistis dunia pendidikan akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Edukasi Pendidikan Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal.
Selain menyambut HUT RI ke- 81 tahun 2026, Wildan juga membahas progres tentang pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan PC PGRI Kecamatan Cianjur, terutama menyambut Hari PGRI, HUT PGRI dan Hari Guru Nasional.
PC PGRI Kecamatan Cianjur berkomitmen melakukan progres pelaksanaan kegiatan berbasis peningkatan kualitas pendidikan berbasis budaya dan kearifan lokal.
Kata Wildan, saat itu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias Bapak Aing menyampaikan terkait dengan Gapura Panca Waluya.
Terkait dengan statemen KDM yang kaitannya dengan tiga pilar budaya, Ngaos, Mamaos dan Maen Po, dimana Kabupaten Cianjur menjadikannya sebagai kiblat progres pembelajaran ke depan di dunia pendidikan.
Sedangkan Gapura Panca Waluya yang mengandung arti Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer ini, dapat dijadikan sebagai landasan spirit yang kaitannya dengan peningkatan pendidikan, khususnya di Kecamatan Cianjur, umumnya di Kabupaten Cianjur.
Sehingga dalam rangkaian kegiatan Hari Guru Nasional, PC PGRI Cianjur berkomitmen, selain melaksanakan kegiatan berbasis olahraga, seni, dan juga keagamaan, dan juga disisipkan kegiatan karya tulis ilmiah bagi guru terkait dengan peningkatan pendidikan berbasis budaya dan kearifan lokal.
Sehingga nanti hasil tulisan para guru ini akan dijadikan sebagai antologi pendidikan berbasis budaya dan kearifan lokal di wilayah Cianjur.
" Kami berharap dengan progres penulisan karya tulis yang digarap oleh seluruh guru di Kecamatan Cianjur ini, bisa menjadi bunga rampai pendidikan yang nantinya bisa dijadikan sebagai landasan ideologis terkait dengan bagaimana pendidikan berbasis budaya dan kearifan lokal tersebut," ungkapnya.
Eyang


