Wakapolda Kepri Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan RS Bhayangkara Batam untuk Perluas Akses Peserta JKN



BATAM – Wakapolda Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., mendorong peningkatan kualitas pelayanan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Batam seiring meningkatnya status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.

Hal tersebut disampaikan Wakapolda saat menghadiri proses penilaian ulang atau rekredensial yang dilakukan BPJS Kesehatan terhadap kesiapan RS Bhayangkara Batam dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Rabu (19/8/2026).

Rekredensial dilakukan untuk memastikan kesiapan rumah sakit, meliputi kesesuaian fasilitas, sarana dan prasarana, sumber daya manusia hingga jenis pelayanan yang tersedia. RS Bhayangkara Batam kini memiliki kapasitas 50 tempat tidur setelah mengalami peningkatan tipologi dari tipe D menjadi tipe C.

Dalam kegiatan tersebut, Karumkit Bhayangkara Batam AKP Dr. dr. Leonardo, Sp.F.M., M.H., memaparkan perkembangan dan kesiapan rumah sakit, termasuk sarana dan prasarana, sumber daya manusia serta berbagai layanan kesehatan yang tersedia.

Sejumlah layanan tersebut meliputi IGD 24 jam, ICU, poliklinik spesialis, laboratorium, instalasi bedah sentral, rawat inap, radiologi, forensik dan medikolegal, fisioterapi hingga farmasi.

Wakapolda Kepri menegaskan, peningkatan tipe rumah sakit harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, RS Bhayangkara Batam tidak hanya harus mampu memberikan pelayanan kepada personel Polri dan keluarga, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, termasuk peserta JKN.

“Peningkatan tipe rumah sakit harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan. Waktu tunggu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan harus dapat ditekan dan kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan. Dengan demikian, peningkatan kapasitas rumah sakit benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Anom.

Ia menambahkan, kerja sama dengan BPJS Kesehatan diharapkan semakin membuka akses masyarakat, khususnya peserta JKN, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di RS Bhayangkara Batam.

Karena itu, seluruh unsur rumah sakit diminta terus meningkatkan kualitas pelayanan, kompetensi sumber daya manusia serta kesiapan fasilitas dan sarana prasarana.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, profesional dan berkualitas. Karena itu, sinergi dengan BPJS Kesehatan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pengembangan Rumah Sakit Bhayangkara Batam,” katanya.

Selain pelayanan kesehatan umum, Wakapolda juga menyoroti peran strategis layanan kedokteran forensik di RS Bhayangkara Batam. Layanan tersebut dinilai penting dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam penanganan korban meninggal dunia, identifikasi korban maupun kejadian yang melibatkan korban massal di wilayah Kepulauan Riau.

Sementara itu, Tim BPJS Kesehatan melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan RS Bhayangkara Batam. Pemeriksaan meliputi ketersediaan tempat tidur, sarana dan prasarana, fasilitas pelayanan, sumber daya manusia serta berbagai aspek pendukung lainnya.

Wakapolda berharap proses penilaian dan verifikasi dapat berlangsung secara objektif dan transparan serta menghasilkan masukan yang konstruktif bagi pengembangan RS Bhayangkara Batam.

“Kita berharap proses ini menjadi langkah positif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, sumber daya manusia yang semakin kompeten dan akses pelayanan yang semakin terbuka, kehadiran Rumah Sakit Bhayangkara Batam diharapkan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabiddokkes Polda Kepri Kombes Pol. Dr. dr. Syahrul Gani, Sp.Rad., M.Kes., QHIA., Wadirreskrimsus Polda Kepri AKBP Juleigtin Siahaan, S.I.K., M.I.K., Kabid Yankes Kota Batam dr. Andi Sarbiah, M.K.K.K., Karumkit Bhayangkara Batam, Tim Kredensial BPJS Kesehatan serta personel RS Bhayangkara Batam.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak masyarakat turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan gratis untuk mendapatkan bantuan maupun menyampaikan pengaduan kepada pihak kepolisian.

Kaverwil Andre

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama