GARUT,WARTA TNI PORI.
Lonjakan jumlah pasien di RSUD dr. Slamet Garut menjadi perhatian serius anggota DPRD Kabupaten Garut. Kondisi tersebut terlihat dari padatnya pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga keterbatasan ruang rawat inap yang membuat Rumah Sakit harus mencari berbagai cara agar pelayanan kepada pasien tetap berjalan optimal.
Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Garut dari Komisi IV bersama jajaran terkait melakukan inspeksi langsung ke RSUD dr. Slamet Garut, Senin (28/9/2026).
Anggota Komisi IV DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan, mengatakan kebutuhan tempat tidur (Bed) Rumah Sakit di Kabupaten Garut
saat ini mencapai sekitar 2.900 tempat tidur. Sementara, kapasitas yang tersedia baru sekitar 1.983 tempat tidur.
Khusus di RSUD dr. Slamet Garut, saat ini tersedia sekitar 383 tempat tidur rawat inap. Menurut Yudha, kapasitas tersebut masih memungkinkan untuk ditambah, salah satunya dengan mengoptimalkan sejumlah ruangan yang dinilai layak untuk difungsikan kembali.
Salah satunya adalah Ruang Intan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.
“RSUD dr. Slamet masih memungkinkan ada penambahan ruangan karena ada beberapa ruangan yang ideal, seperti Ruang Intan,” ujar Yudha.
Persoalan tersebut, kata dia, kemudian dibahas bersama Dewan Pengawas RSUD dr. Slamet, Kepala BPKAD Garut serta anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Hasil pembahasan itu nantinya akan disampaikan kepada Bupati Garut Abdusy Syakur Amin sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan anggaran kesehatan.(DNG)

