Akibat Bencana longsoran yang terjadi di daerah kecamatan Cisarua tepatnya di , kampung di kampung Babakan RT 05 RW 11pasir muning desa pasirlagu kecamatan Cisarua.mengakibatkan 6 korban meninggal dan telah di temukan.korban yang telah di temukan
1.Nurhayati Rt01/Rw 11
2.Sunarya RT 05/11
3.Nining RT 05/11
4.Rahmat rt05/11
5.Aah Rt05/11
6.Jajang RT 05/11 dan
89 Warga Diduga Masih Tertimbun longsoran tanah 24 Januari 2026, Sebanyak 89 warga diduga tertimbun material longsor yang menerjang kawasan permukiman di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari. Bencana longsor yang disertai aliran air deras itu juga menyebabkan lima orang meninggal dunia dan puluhan rumah warga rusak berat.
Bencana longsor yang disertai aliran air deras itu juga menyebabkan lima orang meninggal dunia dan puluhan rumah warga rusak berat. Proses pencarian korban masih terus berlangsung hingga Sabtu siang. Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengatakan, data sementara yang dihimpun dari laporan Linmas dan pemerintah desa mencatat lima korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 89 orang.
Longsor Dini Hari Timbun Puluhan Rumah Warga di Cisarua Bandung Barat "Informasi yang saya terima dari Linmas dan Kepala Desa, yang sudah dipastikan meninggal dunia ada lima orang, sedangkan yang belum ditemukan sebanyak 89 orang, diduga tertimbun," ujar Asep Ismail saat meninjau lokasi bencana. Longsor tersebut berdampak langsung pada sedikitnya 20 rumah warga di Kampung Babakan RT 05 RW 11. Dari jumlah itu, hanya satu rumah yang dilaporkan masih berdiri utuh, sementara sisanya tertutup material tanah dan bebatuan dari lereng gunung di sekitar permukiman. Kondisi Medan Material longsor menutup hampir seluruh area permukiman, menyulitkan proses evakuasi dan pencarian korban. Kondisi medan yang curam dan licin menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat di lapangan
tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Polri, serta relawan telah dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban.
Tim SAR terus bekerja di lapangan untuk mencari korban yang belum ditemukan. Mudah-mudahan seluruh korban bisa segera dievakuasi," kata Asep. Pengungsian dan Imbauan Untuk penanganan warga terdampak, pemerintah daerah menyiapkan lokasi penampungan sementara di wilayah Desa Pasirlangu. Warga yang rumahnya terdampak longsor dievakuasi guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. "Warga yang mengungsi akan dialihkan ke tempat penampungan sementara. Saya bersama Camat Cisarua sudah mengecek langsung kesiapan lokasi tersebut," ujarnya. Asep juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Melihat kondisi cuaca saat ini, kesiapsiagaan menjadi hal utama untuk mengantisipasi bencana serupa," tuturnya.
Rusmana
editor bah de


