Diduga Keracunan Menu MBG Ratusan Siswa SD di Cianjur Berjatuhan Pasca Menyantap Menu Makanan Bergizi Gratis

Cianjur. Wartatnipolri.net-
Ratusan siswa sekolah dasar ( SD ) dari dua kecanatan di Kabupaten Cianjur berjatuhan, diduga keracunan pasca menyantap menu Makanan Bergizi Gratis ( MBG ).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa dugaan keracunan MBG pertama datang dari SDN Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur. 

Menurut keterangan Kapolsek Kadupandak, AKP. Deden Hermansyah mengatakan, awalnya hanya ada 20 siswa yang keracunan menu MBG. Namun selang beberapa saat kemudian, korbam MBG bertambah 13 orang, dan jumlahnya menjadi 33 orang siswa.

Kapolsek Kadupandak mengatakan, 12 orang siswa SD ysng keracuban MBG dirawat di RSUD Pagelaran, 17 orang lainnya ditangani pihak Puskesmas Kadupandak. Sementara 4 orang yang sempat mendapatkan perawatan, telah diperbolehkan pulang.

" Dari 33 orang siswa SD yang keracunan telah dilarikan ke RSUD Pagelaran, di Puskesmas Kadupandak. Dan 4 orang lainnya diperbolehkan pulang, pasca mendapatkan penanganan medis," katanya. Selasa 27/01/2026.

Kata Deden, pihaknya masih melakukan penyelidikan, dan menunggu hasil uji leb dan sempel muntahan untuk memastikan penyebab terjadinya keracunan MBG..

" Awalnya pasca menyantap MBG, tidak terjadi apa-apa, namun beberapa saat kemudian, para siswa merasa mual, sakit perut, pusing-pusing dan muntah," katanya.

Sementara kasus keracunan MBG selanjutnya, terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur, sekitar 180 siswa dari beberapa sekolah, juga pada tumbang pasca menyantap menu MBG.

Para pejabat Muspika di Cikalongkulon langsung mendata siswa keracunan MBG yang tersebar dibeberapa sekolah dasar. Untuk penangan medis, semua korban dilarikan ke Puskesmas setempat.

Menurut keterangan Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf mengatakan, semua siswa yang menyantap menu MBG, merasa pusing, mual-mual, sakit perut dan muntah-muntah. Hal itu terjadi kata Iyus, setelah para siswa pulang ke rumah masing-masing.

" Setelah anak-anak mereka keracunan, para orang tua dan keluarga korban langsung membawanya ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis,"katanya.

Karena terbatasnya sarana prasarana di Puskesmas, baik Puskesmas Cijagang maupun Puskesmas Cikalongkulon tidak mampu menampung korban keracunan, langsung dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur.

Para petugas dari Dinas Kesehatan bersama Polsek Cikalongkulon, untuk memastikan ratusan siswa keracunan, pihak mengambil sampel dari makanan dan muntahan yang disantap untuk di uji leb.

Camat menduga bahwa ratusan siswa yang keracunan tersebut, pasca menyantap MBG dengan menu yang terdiri dari nasi, ayam suwir, sayur sawi, dan buah semangka yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) unit Sukagalih Cikalongkulon.

Eyang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama