Batam — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang berkeadilan dan humanis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa (20/1), Lapas Batam membagikan sebanyak 1.108 paket perlengkapan mandi kepada seluruh Warga Binaan tanpa terkecuali.
Pembagian paket tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar Warga Binaan sekaligus upaya menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan Lapas. Setiap paket berisi kebutuhan mandi harian, seperti sabun mandi, sampo, sikat gigi, dan pasta gigi. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan pengawasan serta koordinasi petugas, tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan hak-hak dasar Warga Binaan terpenuhi.
“Pembagian perlengkapan mandi ini merupakan hak Warga Binaan yang wajib dipenuhi. Kami memastikan seluruh Warga Binaan mendapatkan paket yang sama tanpa pengecualian. Ini juga bagian dari upaya menjaga kebersihan, kesehatan, dan kualitas hidup mereka selama menjalani masa pembinaan,” ujar Yosafat.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan prinsip pemasyarakatan yang menempatkan Warga Binaan sebagai manusia yang tetap memiliki martabat dan hak dasar, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang bersih, sehat, dan kondusif.
Kegiatan ini disambut positif oleh para Warga Binaan yang mengapresiasi perhatian dan kepedulian pihak Lapas Batam. Diharapkan, pembagian perlengkapan mandi ini dapat mendorong terjaganya kebersihan diri dan lingkungan hunian, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal.
Ke depan, Lapas Batam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan, sejalan dengan ketentuan yang berlaku serta arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kaverwil Andrew

