Komunitas Masyarakat Adat Kampung Pulo Cangkuang Garut Gelar Santunan Untuk 113 Anak Yatim, Dua'fa dan Dithabel Penerima.

Garut, Warta TNI Polri
Komunitas Masyarakat Adat Kampung Pulo Cangkuang, Kabupaten Garut, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu, kaum duafa, dan penyandang disabilitas. Acara tersebut dilaksanakan di Komplek Rumah Adat Kampung Pulo Cangkuang Desa Cangkuang Kecamatan Leles Kabupaten Garut Jawa Barat. Rabu (22/4/2026).
Kegiatan tersebut penuh dengan Kebersamaan dan Nuansa Kepedulian Sosial.

Ketua Komunitas Masyarakat Kampung Adat Pulo Cangkuang Leles Zacky Munawar, SH, mengatakan "Bahwa kegiatan ini merupakan bentuk Cinta Kasih dan Kepedulian Komunitas Kampung Adat terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
“Ini adalah wujud cinta kasih dari komunitas kami untuk mereka yang sangat membutuhkan, khususnya anak yatim piatu, duafa, dan difabel. Mudah-mudahan santunan ini bisa membantu dan memberikan kebahagiaan bagi mereka,” ujarnya.

Zacky menambahkan, total penerima santunan pada kegiatan kali ini mencapai 113 orang. Jumlahnya dan sekaligus diselaraskan dengan momentum Peringatan Hari Purbakala yang ke-113 Tahunnya,katanya.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada santunan saja tetapi juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan Seni dari Anak-Anak Sekolah yang berada di sekitar Kecamatan Leles. Diantaranya Tarian Tradisional serta atraksi bela diri Taekwondo untuk menghibur para peserta dan tamu undangan lainnya.


Selain itu, digelar pula Festival Kuliner yang melibatkan pelaku UMKM se-Desa Cangkuang. Festival ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal serta memperkenalkan beragam produk unggulan desa ini, ujarnya.

Moment ini merupakan santunan yang telah memasuki Tahun ke-5 dan diharapkan terus berlanjut untuk menjadi Agenda Tahunan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi Sosial maupun secara Ekonomi,"pungkas Zaki.(DNG)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama