Rutan Batam Rangkul Ojol di HBP Ke-62, Perkuat Kedekatan Lewat Kopi dan Bantuan Sosial


Batam — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam memilih cara berbeda dalam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Melalui kegiatan bertajuk “Canda Bareng Ojol”, institusi ini mencoba merapatkan jarak dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, pada Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan diawali dengan mengajak para pengemudi berkeliling lingkungan rutan. Mereka diperlihatkan sejumlah fasilitas pelayanan serta program pembinaan warga binaan, termasuk area green house yang menjadi bagian dari pembinaan kemandirian.

Langkah ini seperti ingin membuka ruang transparansi—sesuatu yang jarang tersaji dalam keseharian lembaga pemasyarakatan yang identik dengan batasan dan sekat.

Suasana kemudian bergeser lebih cair saat acara dilanjutkan dengan coffee morning di aula rutan. Dalam forum santai itu, petugas dan para ojol berbincang tanpa sekat, bertukar cerita, sekaligus membangun komunikasi yang selama ini nyaris tak tersentuh.

Tak berhenti pada simbolik kebersamaan, kegiatan juga disertai penyaluran bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online. Bantuan tersebut menjadi penegasan bahwa peringatan HBP tak semata seremonial, tetapi juga menyasar aspek kepedulian sosial.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Ia menegaskan, pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

“Pemasyarakatan harus hadir di tengah masyarakat, tidak eksklusif di dalam tembok,” ujarnya.

Di tengah berbagai sorotan terhadap lembaga pemasyarakatan di Indonesia, langkah kecil seperti ini menjadi penting. Setidaknya, ada upaya membangun wajah yang lebih terbuka—bahwa rutan bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga bagian dari ekosistem sosial yang lebih luas.

Peringatan HBP ke-62 di Batam pun tak hanya menjadi momentum internal, melainkan juga ajang membangun ulang kepercayaan publik—melalui interaksi sederhana, secangkir kopi, dan kepedulian yang dibagikan langsung.

Kaverwil Andrew

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama