Sekolah Demokrasi Dorong Pemuda Garut Memahami Peran Demokrasi dalam Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi


Garut, Warta TNI Polri.
Sekolah Demokrasi menggelar rangkaian kegiatan edukatif di Kabupaten Garut sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa dan pemuda-pemudi tentang relevansi demokrasi terhadap sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Kegiatan ini bertempat di Gedung Pemuda Garut Jalan Guntur Melati Tarogong Kidul Kabupaten Garut,Kamis (30/4/2026)
Kegiatan ini dimaksudkan sebagai momentum pemantik refleksi publik serta sumber data untuk formulasi rekomendasi kebijakan lokal.Hal tersebut dikatakan Ketua Umum HMI cabang Garut Yusup Saepul Hayat

Kegiatan Sekolah Demokrasi di Garut untuk menempatkan pemuda sebagai pusat pembelajaran politik praktis dan teoretis. Melalui seminar, diskusi panel, dan lokakarya, penyelenggara mengajak peserta mengevaluasi apakah pembangunan manusia termasuk akses pendidikan dan layanan kesehatan benar-benar berpihak pada rakyat. Agenda ini juga mengulas bagaimana kepemimpinan demokratis di tingkat lokal menanggapi kebutuhan masyarakat, serta dampaknya terhadap indeks pembangunan manusia di Kabupaten Garut.

Panitia menegaskan Sekolah Demokrasi bukan sekadar ruang diskusi, melainkan platform untuk merancang kajian akademik yang akan diserahkan langsung kepada pemangku kebijakan di eksekutif dan legislatif. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan pemerataan layanan pendidikan, akses kesehatan, dan kebijakan ekonomi pro-rakyat. Penyelenggara juga membuka peluang kerja sama dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi untuk memperkuat bukti empiris yang mendasari rekomendasi tersebut, tegasnya.

Kegiatan ini bertujuan membuka ruang kritis bagi pemuda untuk menilai sejauh mana demokrasi bekerja bagi kesejahteraan publik. Kami ingin memastikan suara generasi muda tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi dasar bagi perubahan kebijakan yang nyata, kata Ketua Pelaksana Sekolah Demokrasi, Yusup Saepul Hayat.

Sedangkan menurut Respi menambahkan Bahwa kegiatan yang bersifat berkelanjutan ini dirancang menjadi seri yang akan terus menggelorakan partisipasi politik konstruktif, sekaligus memupuk kemampuan akademis peserta dalam menyusun kajian kebijakan.
Penyelenggara menargetkan hasil akhir berupa formulasi rekomendasi yang sistematis dan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, dengan harapan memajukan kualitas tata kelola demokrasi di Garut, kata Respi.

Masih lanjutnya,Sekolah Demokrasi adalah inisiatif pendidikan politik yang bergerak untuk meningkatkan literasi demokrasi di kalangan pemuda dan mahasiswa. 
Program ini menyelenggarakan seminar, lokakarya, dan penelitian untuk mendorong partisipasi politik yang bermakna dan menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis kajian akademis, ujarnnya.

Tujuan jangka panjang adalah memperkuat peran warga dalam proses pengambilan keputusan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat daerah , pungkasnya.(dng)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama