Viral Pria Berkaos Loreng Diduga Halangi Polisi di Garut, Dandim Tegaskan Bukan Anggota TNI Aktif

Garut,wartatnipolri.net
Kodim 0611/Grt-Video viral di TikTok yang memperlihatkan dugaan oknum TNI seakan akan menghalangi petugas kepolisian dalam pengungkapan peredaran obat terlarang di wilayah Kerkop, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya mendapat klarifikasi tegas dari pihak TNI. Jum'at (10/4/2026).

Dalam video yang beredar luas tersebut, tampak seorang pria mengenakan kaos loreng berada di lokasi saat aparat kepolisian tengah melaksanakan kegiatan. Pria tersebut diduga menghalangi jalannya proses penggerebekan, bahkan sempat berinteraksi dengan petugas di lapangan, sehingga memicu keresahan dan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik Fachrizal, langsung angkat bicara dan meluruskan informasi yang berkembang.

“Kami tegaskan, orang yang ada dalam video tersebut bukan anggota TNI aktif. Yang bersangkutan sudah pensiun,” tegas Dandim, Jumat (10/04/2026).

Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa institusi TNI terlibat dalam praktik ilegal tersebut. Dandim memastikan bahwa TNI tetap berkomitmen menjaga integritas dan tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah kepolisian dalam memberantas peredaran obat terlarang yang meresahkan masyarakat.

“Kami mendukung penuh upaya kepolisian dalam memberantas peredaran obat terlarang. TNI siap bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” lanjutnya.

Dandim juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

Ia bahkan membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan.

“Apabila ada oknum yang mengatasnamakan TNI dan terlibat dalam kegiatan ilegal, segera laporkan. Kami akan tindak tegas,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi viral serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

(Abah Yoyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama