Keluarga Besar H.Memo Hermawan Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban dan Kepedulian di Hari Raya Idul Adha.


GARUT, WARTA TNI POLRI.
Anggota Dewan Yudha Puja Turnawan bersama H.Memo Hermawan melaksanakan Penyembelihan Hewan Kurban. Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hizjriah/Tahun 2026 Masehi ini menjadi hari penuh makna bagi keluarga besar H.Memo Hermawan. Dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Idul Adha dimaknai bukan sekadar ritual keagamaan saja akan tetapi juga sebagai panggilan hati dan jiwa untuk memperkuat solidaritas sosial serta untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama umat Muslim.

Menurut H.Memo Hermawan, semangat kurban mengandung pesan yang besar tentang dimana keikhlasan, pengorbanan, dan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan masyarakat. Nilai-nilai yang diwariskan Nabi Ibrahim AS, menurutnya, menjadi teladan dalam membangun ketulusan hati, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Idul Adha harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Kekuatan umat terletak pada persatuan, gotong royong, dan rasa saling membantu,” ungkapnya.

Sebagai wujud rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat, Memo Hermawan bersama keluarga melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi kurban di kediamannya di wilayah Pataruman, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan bersama panitia dan melibatkan masyarakat sekitar dengan penuh kebersamaan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa sejak pagi hari. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi antara keluarga besar Memo Hermawan dengan masyarakat sekitar.
Di tengah semangat Hari Raya Idul Kurban, H.Memo Hermawan berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia meyakini, keharmonisan dan kesejahteraan akan tercipta apabila masyarakat mampu menjaga persatuan serta saling membantu tanpa memandang perbedaan.

Menurutnya, Idul Adha sejatinya menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan harus selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kurban, masyarakat diajak untuk menumbuhkan empati, memperkuat solidaritas, dan menjaga kebersamaan demi terciptanya kehidupan yang lebih harmonis dan sejahtera, pungkas H.Memo. (DNG)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama