Garut, Warta TNI Polri. Ketua pelaksana Muhammad Panjay Nurrohman mengatakan " Bahwa Sekolah Legilatif ini baru diluncurkan dengan melalui program Sekolah Legislatif dengan tema Cetak Biru Reformasi Legislatif hasil dari kolaborasi antara penyelenggara lokal dengan Institut Teknologi Garut (ITG). Dan program ini bertujuan untuk merancang serta meningkatkan pemahaman terhadap minat Generasi Muda pada fungsi legislatif yang sekaligus akan menghasilkan naskah akademik yang berisi solusi untuk persoalan-persoalan Pendidikan, Ekonomi, dan Kesehatan di Kabupaten Garut. Hal tersebut dikatakan ketua pelaksana Muhammad Panjay Nurrohman ketika diwawancara para awak media di Gedung Pendopo Garut.Rabu (17/6/2026).
Rd.Muhammad Rehan Ibnu Aziz sebagai partner pelaksanaan menambahkan, Program Sekolah Legislatif ini hadir di tengah kekhawatiran dengan menurunnya minat dan kepercayaan publik khususnya dikalangan mahasiswa terhadap lembaga Legislatif di Indonesia pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Garut. Pelaksanaan ini awalnya memfokuskan pada rangkaian Seminar Lokakarya, dan Sesi Perumusan aspirasi masyarakat yang akan dihimpun menjadi dokumen kebijakan. Materi yang dibahas menitik beratkan pada Reformasi sistem Pendidikan, Penguatan Ekonomi Lokal, dan Perbaikan Layanan Kesehatan, sesuai dengan Kebutuhan Riil masyarakat Kabupaten Garut, ujarnya.
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencetak para kader-kader legislatif yang berkualitas dan berintegritas". Dan para peserta ini didorong untuk tidak hanya memahami secara mekanisme pembuatan undang-undang saja ,akan tetapi harus mampu cara merumuskan solusi praktis untuk permasalahan Daerah ini. Dengan hasil akhir berupa naskah akademik yang nantinya akan diserahkan kepada para pemangku kepentingan lokal dan diupayakan untuk menjadi bahan rujukan dalam proses Legislatif di Tingkat Daerah,imbuhnya.
Program ini lahir dari kekhawatiran bahwa tidak ada regenerasi yang cukup untuk menuju Dunia Legislatif. Kami ingin membuka ruang bagi mahasiswa dan pelajar untuk kembali percaya dan aktif menyuarakan aspirasi mereka melalui jalur legislatif yang sehat, tambahnya.
Masih lanjut ketua pelaksana ,Peluncuran Sekolah Legislatif ini dengan cara pendekatan yang berbasis Riset dan Kolaborasi Kampus, kami berharap lahir solusi yang konkret dalam menghadapi masalah Pendidikan, Ekonomi, dan Kesehatan di Kabupaten Garut , imbuh ketua pelaksana.
Sekolah Legislatif Cetak Biru Reformasi ini adalah Inisiatif Pendidikan Publik yang bekerja sama dengan Institut Teknologi Garut (ITG) dan program ini terfookus pada pembentukan kapasitas warga dan calon pemimpin legislatif melalui pendidikan politik yang berbasis aspirasi masyarakat serta penelitian kebijakan,ujarnya.
Kegiatan tersebut meliputi Seminar, Lokakarya, Monitoring, serta Penyusunan Naskah Akademik yang ditujukan untuk mendukung proses Legislatif Daerah yang lebih Responsif dan Partisipatif, pungkas Muhammad Panjay.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Garut diantaranya dari fraksi Golkar H.Iman Alirahman dan dari fraksi PKB Luqi Sa'adillah , Sekjen KNPI Garut Okki Caresa, sedangkan pesertanya dari GMNI Garut, IPI Garut,Mahasiswa Tasikmalaya,Mahasiswa Bandung dan tamu undangan lain.(DNG)

