Warga Selamanggu Desa Sukagalih Kecamatan Takokak Cianjur Gotong Royong Bangun Jalan Lingkungan, Luput dari Perhatian Pemkab Cianjur dan Pemprov Jabar


Cianjur. Wartatnipolri.net-
Semangat gotong royong masih terjaga di tengah masyarakat Kampung Selamanggu, Desa Sukagalih, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur.

Dengan swadaya dan kebersamaan, warga bahu-membahu membangun jalan lingkungan yang selama ini menjadi akses alternatif utama aktivitas sehari-hari warga setempat menuju Ibukota Kecamatan Takokak hingga Kabupaten Cianjur via Kabupaten/Kota Sukabumi.

Pembangunan jalan lingkungan tersebut dimulai dari Kampung Selamanggu sepanjang satu kilometer sampai Kampung Leuwi Kantong yang berbatasan dengan Desa Simpang, Kecamatan Takokak. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Wartatnipolri.net-, pembangunan jalan lingkungan tersebut diinisiasi oleh tokoh muda Kampung Selamanggu, Ali Munawar (30).

Mengingat jalan utama menuju Desa  Sukagalih dan Desa Waringinsari tengah dilakukan pengecoran rabat beton dari batas Kampung Gegerbitung Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi hingga wilayah Desa Hegarmanah Kecamatan Takokak Cianjur.

Pembangunan rabat beton yang sama pula dimulai dari Depan Desa Simpang hingga Jembatan Leuwimalang sepanjang kurang lebih 5 KM yang berbatasan langsung antara Kecamatan Takokak dan Kecamatan Kadupandak. Kabupaten Cianjur

Dengan adanya pembangunan rabat beton di kedua lokasi ini, aktivitas dan mobilisasi dari dan ke wilayah Desa Sukagalih terganggu. 

Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat setempat berinisiatif dan bersama-sama memperbaiki akses jalan yang mereka gunakan setiap hari untuk beraktivitas.

Pembangunan jalan lingkungan tersebut dilakukan karena kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat mobilitas warga, terutama saat musim hujan, jalan sulit dilalui, karena jalan menjadi licin.

 Ali Munawar mengatakan, pembangunan jalan dilakukan secara gotong royong karena hingga saat ini belum ada realisasi pembangunan dari pemerintah daerah maupun provinsi.

"Kami terpaksa bergerak sendiri karena jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga. Kalau menunggu bantuan, entah sampai kapan. Akhirnya warga sepakat bergotong royong agar jalan bisa digunakan dengan lebih nyaman," katanya. Minggu 21/06/2026.

Menurutnya, jalan lingkungan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.

Mereka berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah selatan Cianjur yang masih membutuhkan banyak pembangunan.

Masyarakat juga berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Cianjur maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah pelosok yang membutuhkan akses jalan layak.

Meski merasa luput dari perhatian pemerintah, semangat kebersamaan warga Kampung Selamanggu patut diapresiasi. Melalui gotong royong, mereka membuktikan bahwa kepedulian dan kekompakan masyarakat mampu menjadi solusi dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan.

Padahal kata Ali, beberapa waktu ada kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi didampingi Bupati Cianjur ke Desa Waringinsari. Kunjungan tersebut pastinya melewati Kampung Selamanggu.

Diakuinya, saat itu kaki tangan KDM dan Bupati Cianjur sempat meninjau pembangunan jalan lingkungan tersebut. Namun mereka hanya diam seribu bahasa. Kemudian pergi meninggalkan lokasi tanpa mengatakan apa-apa.

" Alangkan lebih elok, jika pada saat itu KDM dan Bupati Cianjur turun langsung dan meninjau pekerjaan yang dilakukan warga Kampung Selamanggu," ungkapnya.

Ali mengatakan, pekerjaan pembangunan jalan lingkungan ini diperkirakan akan selesai dalam waktu tiga bulan ke depan atau selesai pada bulan Agustus 2026.

Warga berharap ke depannya pemerintah, baik Pemkab Cianjur maupun Pemprov Jabar dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan, sehingga kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah mereka dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

Eyang.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama