GARUT.WARTA TNI POLRI. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, H.Asep Wawan Budiman, menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat 404 kekosongan Jabatan Kepala Sekolah, baik TK, SD, dan SMP.
Kepala Sekolah tersebut terdiri atas 1 Kepala Taman Kanak Kanak (TK) , 375 Kepala Selolah Dasar (SD), dan 28 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menurut Kadisdik H.Asep Wawan Budiman, kondisi tersebut dipengaruhi jeda seleksi sejak 2022 serta adanya dinamika regulasi pada masa transisi Pemerintahan.
"Sehingga kami Insya Allah dalam 2 minggu ini akan mengusulkan sebanyak hampir 300 orang sekian untuk Kepala SD untuk diusulkan ditempatkan di Tahun 2026 ini. Jadi hasil tes yang telah kami lakukan ini insha Allah untuk SD mudah - mudahan saya telah meminta Kepada para Kabid untuk bisa selesai dalam 2 Minggu ini untuk segera diusulkan," kata H.Asep Wawan Budiman usai penyerahan petikan Keputusan Bupati Garut mengenai Pengangkatan Pejabat Fungsional Guru yang Diberi Tugas Tambahan sebagai Kepala Sekolah, bertempat di Aula Kantor Disdik Kabupaten Garut, baru-baru ini.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan Latihan (BKD) Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, menerangkan bahwa dari usulan yang diajukan, sebanyak 118 orang telah menerima tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah, sementara sisanya masih menunggu proses klarifikasi dan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kristanti juga mengingatkan kepada para Kepala Sekolah agar memperkuat pengawasan terhadap disiplin Guru sesuai ketentuan beban kerja ASN sebagaimana yang telah diatur dalam Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025.
"Yang kedua tolong juga diperhatikan karena keseluruhan 37,5 jam ada di pengawasan ada di Bapak Ibu, tolong juga diperhatikan ketika Guru-gurunya sedang di dalam jam bekerja," ujarnya.
Dng
