Upaya penguatan mutu pendidikan madrasah terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan Bandung resmi menggelar Pelatihan Teknis Kepala Madrasah Angkatan IX Jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 4 sampai 8 Agustus 2026, ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Abdul Qohar Azij di Aula Kemenag Cianjur 04-07-2026.
Pelatihan ini diikuti oleh para kepala MI di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Cianjur. Hadir juga dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat Kemenag Cianjur, widyaiswara, dan tim penyelenggara dari Balai Diklat Keagamaan Bandung.
Dalam sambutannya, H. Abdul Qohar Azij menyampaikan bahwa kepala madrasah memiliki peran strategis sebagai pemimpin dan manajer di satuan pendidikan.
"Kepala madrasah adalah nahkoda. Beliau harus mampu membawa madrasahnya berlayar menuju mutu yang lebih baik. Melalui pelatihan ini saya berharap lahir kepala-kepala madrasah yang profesional, inovatif, dan menjadi agen perubahan,"tegasnya.
Beliau juga menekankan pentingnya implementasi Kurikulum Merdeka, digitalisasi, serta penguatan karakter dan literasi di madrasah.
Sementara itu, Dindin Firmansyah,selaku perwakilan dari Balai Diklat Keagamaan Bandung menjelaskan bahwa pihaknya sebagai penyelenggara bertanggung jawab atas seluruh rangkaian kegiatan.
"Perkenalkan nama saya Dindin Firmansyah saya dari Balai Diklat Keagamaan Bandung Kementerian Agama. Baik kami di sini adalah sebagai penyelenggara pelatihan,"ujarnya.
Selama 4 - 8 Agustus 2026, para peserta akan dibekali sejumlah materi penting. Di antaranya kepemimpinan pembelajaran, manajemen mutu madrasah, supervisi akademik, kewirausahaan madrasah, dan implementasi 8 standar pendidikan.
Metode yang digunakan adalah pemaparan materi, diskusi, praktik baik, dan penyusunan rencana tindak lanjut.
Suasana pembukaan berlangsung hangat dan penuh semangat. Hal ini terlihat dari foto bersama para pejabat dan peserta yang kompak menunjukkan gestur.
Di akhir arahannya, Kepala Kemenag berharap setelah mengikuti pelatihan ini para kepala madrasah dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk kemajuan MI masing-masing.
"Saya titip madrasah-madrasah kita. Mari kita bersama-sama membangun madrasah yang hebat dan bermartabat," pungkasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, Kemenag Cianjur optimis kualitas layanan dan tata kelola MI di Kabupaten Cianjur akan semakin meningkat.
RZT.editor bah de


