DPRD dan Pemkab Garut Dukung Pengembangan Rumah Sakit, Kemenkes Tekankan .

GARUT, WARTA TNi POLRI.
Pemerintah Kabupaten Garut bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memperkuat langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Melalui rencana pembangunan Central Medical Unit (CMU) di RSUD dr. Slamet serta pengembangan Rumah Sakit Rotinsulu, Garut diproyeksikan memiliki fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, modern, dan mampu menangani lebih banyak pasien tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Bandung.

Rencana pengembangan tersebut mengemuka saat kunjungan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, S.H., SKM., MARS, beserta jajaran, ke Kabupaten Garut pada Senin (26/10/2026). 
Kunjungan itu dihadiri Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, S.Pd., serta jajaran Dinas Kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan membahas rencana pembangunan fasilitas pelayanan medis terpadu di RSUD dr. Slamet sekaligus meninjau rencana perluasan Rumah Sakit Rotinsulu. Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi kebutuhan masyarakat Garut yang terus berkembaetkan Mulai 2027

Bupati Garut H.Abdusy Syakur Amin mengatakan, kunjungan jajaran Kementerian Kesehatan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperjuangkan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Garut.

Menurutnya, terdapat dua agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yakni rencana pembangunan Central Medical Unit di RSUD dr. Slamet dan perluasan Rumah Sakit Rotinsulu.

“Pada 26 Oktober 2026, kami kedatangan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan beserta jajaran untuk mengunjungi lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan dan pengembangan fasilitas rumah sakit. Salah satunya adalah rencana pembangunan Central Medical Unit di RSUD dr. Slamet yang insyaallah ditargetkan pada 2027,” ujar H.Syakur Amin.

Ia menjelaskan, pembangunan CMU diharapkan dapat menambah kemampuan RSUD dr. Slamet dalam memberikaÃŒ⁶Wn pelayanan medis kepada masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, pasien diharapkan memperoleh penanganan yang lebih cepat dan optimal tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

H.Syakur Amin menilai, peningkatan kapasitas rumah sakit merupakan kebutuhan mendesak yang harus dijawab melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan bisa semakin intensif sehingga rencana ini
dapat direalisasikan. Ini merupakan harapan kita bersama karena masih banyak keluhan masyarakat mengenai pelayanan rumah sakit, dan pengembangan fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu solusinya,” katanya.

CMU Senilai Lebih dari Rp100 Miliar, Berisi Fasilitas Medis Terpadu
Sementara itu, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, menjelaskan bahwa pembangunan Central Medical Unit merupakan bagian dari rencana peningkatan kemampuan pelayanan RSUD dr. Slamet.

Ia mengatakan, Pemerintah Pusat menargetkan pembangunan fasilitas tersebut dapat dimulai pada tahun 2027, dengan catatan seluruh persyaratan dan kesiapan yang diperlukan telah terpenuhi.
Menurut Azhar, CMU dirancang sebagai Gedung terpadu yang menampung berbagai layanan medis penting, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ruang Operasi, Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), hingga fasilitas laboratorium dan pelayanan penunjang lainnya.
“Kalau seluruh persyaratan dan kesiapan sudah terpenuhi,Tahun 2027 kita akan membangun Central Medical Unit di RSUD dr. Slamet Garut, Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas tindakan medis, mulai dari IGD, Ruang Operasi, ICU, NICU, PICU, Laboratorium, dan Fasilitas penunjang lainnya,” ungkap Azhar.

Ia menyebutkan, bangunan tersebut direncanakan memiliki luas sekitar 6.000 meter persegi dengan perkiraan dua hingga tiga lantai.

Dng

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama