Dugaan Judi Bola Pingpong Berkedok Karaoke KTV di Batam Diduga Luput dari Penindakan



Batam — Praktik dugaan perjudian bola pingpong dengan modus karaoke televisi (KTV) di Kota Batam diduga masih berlangsung dan nyaris tak tersentuh penegakan hukum. Salah satu lokasi yang disorot adalah sebuah tempat hiburan malam di kawasan Grand Ozon Baru, Batam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini pada Selasa, 20 Januari 2026, tempat tersebut diduga menyediakan ruang karaoke VIP yang di dalamnya berlangsung permainan tebak nomor menggunakan bola pingpong. Bola-bola pingpong bernomor 1 hingga 24 dimasukkan ke dalam sebuah tabung dan dikeluarkan secara berkala setiap dua hingga tiga menit, lalu ditampilkan secara langsung melalui layar televisi di dalam ruang karaoke.

Permainan tersebut diduga menyerupai praktik perjudian. Pemain yang menebak nomor sesuai dengan bola yang keluar dari tabung disebut berhak memperoleh poin. Poin tersebut diberikan dalam bentuk kartu voucher menyerupai kartu ATM.

Untuk mengaburkan aktivitas tersebut, kertas permainan yang diberikan kepada pemain bertuliskan nama-nama minuman, dengan judul di bagian atas bertuliskan “Kuis Karaoke”. Namun, menurut narasumber, mekanisme permainan menunjukkan pola taruhan.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pemesanan nomor dilakukan melalui waiter. Tamu cukup menekan bel di dalam ruang VIP, lalu menyampaikan keinginan untuk memesan nomor.

“Setelah itu waiter keluar ruangan dan memanggil wasit bola pingpong,” ujar narasumber kepada media.

Narasumber juga menyebutkan bahwa keuntungan dari permainan tersebut cukup besar karena setiap nomor yang tepat akan dikalikan atau dilipatgandakan nilainya.

“Dengan modal Rp10 ribu saja, bisa mendapat ratusan ribu rupiah. Hadiah ditukarkan langsung melalui wasit yang masuk ke room VIP,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola Grand Ozon Baru Batam serta Aparat Penegak Hukum (APH) setempat terkait dugaan praktik perjudian tersebut.

Kaverwil Andrew

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama