PURWAKARTA - Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, jajaran Kepolisian Republik Indonesia semakin mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pengecekan pembangunan Tol Japek Selatan-2 di wilayah Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal yang didampingi Kasubdit Wal dan PJR beserta tim. Pengecekan difokuskan pada dua rute alternatif strategis, yakni KM 29 – Sadang/Purwakarta menuju Proyek Pembangunan Tol Japek Selatan-2, serta KM 29 – Sadang/Purwakarta menuju Gerbang Burangkeng melalui jalur Japek Selatan-2.
Turut hadir mendampingi, Kapolres Purwakarta, I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, bersama jajaran pejabat utama Polres Purwakarta dan personel Satlantas.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, mengidentifikasi potensi titik rawan kepadatan, serta menyiapkan langkah antisipasi rekayasa lalu lintas jika terjadi lonjakan volume kendaraan.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Polres Purwakarta, Enjang Sukandi, menyebutkan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Bapak Kapolres menegaskan bahwa kesiapan jalur alternatif seperti Tol Japek Selatan-2 sangat penting dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026. Kami ingin memastikan seluruh aspek, baik keamanan, keselamatan, maupun kelayakan jalan, benar-benar siap sebelum digunakan masyarakat,” ujar AKP Enjang Sukandi.
Ia menambahkan, Polres Purwakarta akan terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan pihak pengelola jalan tol guna mengoptimalkan pengamanan serta penerapan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan.
"Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan Tol Japek Selatan-2 dapat menjadi solusi efektif dalam mengurai kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026, sekaligus mewujudkan perjalanan yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan," pungkas Enjang.
Purwakarta, Sabtu, 14 Februari 2026.
Beni

