Pemutaran film di pemakaman, tradisi unik di Thailand (Ilustrasi Pemakaman
Paling sering ditanyakan
Apa yang menjadi laporan masyarakat terkait kreator konten MD dan IS?
Apa hasil olah TKP yang dilakukan Polres Cianjur?
Mengapa makam tersebut dibuat oleh kreator konten?
Wartatnipolri net, Cianjur- Kepolisian Resor (Polres) Cianjur bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi dua orang kreator konten perempuan berinisial MD (Mak Daster) dan IS (Inung Sia). Keduanya dilaporkan lantaran mengunggah video aksi menginjak makam yang dinilai tidak patut dan meresahkan warga.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Ameli Putra, mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong, pada Jumat (13/2/2026). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa makam tersebut bukanlah makam asli.
"Kami menerima pengaduan masyarakat terkait video dua perempuan yang menginjak makam di wilayah Cibinong. Petugas sudah mengecek lokasi dan memastikan bahwa itu bukan makam asli, melainkan hanya properti untuk kebutuhan konten," ujar AKP Fajri.
Meski dipastikan tidak ada jenazah di lokasi tersebut, AKP Fajri menegaskan bahwa pihaknya tetap mendalami laporan guna memastikan ada atau tidaknya unsur perbuatan melanggar hukum dalam pembuatan konten tersebut.
Sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan kedua terlapor, akan dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.
Klarifikasi Pihak Konten Kreator
Sementara itu, kuasa hukum kedua terlapor, Asep Muladi, menjelaskan bahwa makam yang sempat memicu kontroversi itu sengaja dibuat di halaman rumah kliennya, Inung Sia, sebagai properti syuting.
Properti itu dibuat untuk kebutuhan konten horor komedi bertema azab. Sebenarnya ada kelanjutannya, yaitu tokoh yang menginjak makam tersebut terkena azab. Video yang beredar saat ini belum utuh, sehingga menimbulkan salah paham," ungkap Asep.
Asep menambahkan bahwa tidak ada pihak keluarga ahli waris yang dirugikan karena makam tersebut murni buatan. Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk bersikap kooperatif terhadap proses penyelidikan di Polres Cianjur.
Kami akan hadir dalam setiap pemanggilan untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik," tutup dia.
Jat
