Batam — Jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menggelar aksi bakti sosial berupa pembersihan rumah ibadah di wilayah sekitar, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas pemasyarakatan yang membersihkan berbagai area rumah ibadah, mulai dari halaman, ruang utama, tempat wudhu, hingga fasilitas pendukung lainnya. Suasana gotong royong dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya menghadirkan pemasyarakatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. “Ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan tempat ibadah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yosafat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara Lapas dan masyarakat sekitar. Ia menilai kehadiran institusi pemasyarakatan perlu dirasakan sebagai bagian dari solusi sosial, sekaligus membangun citra yang lebih humanis dan peduli lingkungan.
Aksi bersih-bersih ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib dan lancar. Para peserta menunjukkan antusiasme dalam menjalankan tugasnya.
Ke depan, Lapas Batam berencana melanjutkan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi sosial kepada masyarakat serta upaya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Kaverwil Andrew

