Muscab PKB Kabupaten Garut, Menyusun Arah Baru Lewat Konsolidasi dan Seleksi Kepemimpinan

GARUT , WARTA TNI POLRI.
Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah baru organisasi, sekaligus mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya. 
Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Fave Hotel jalan terusan Cimanuk Tarogong  Kabupaten Garut, Minggu,(12 April 2026).

Komitmen partai ini untuk memperkuat Konsolidasi Internal serta menyiapkan Kepemimpinan yang Visioner untuk masa mendatang.

Luqi Sa’adilah Farindani menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan bagian dari agenda resmi yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Dalam forum tersebut, seluruh elemen partai di tingkat cabang dihimpun untuk menyusun rumusan strategis sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepengurusan sebelumnya.

“Hasil Muscab ini akan menjadi mandat sekaligus catatan strategis bagi pengurus yang akan menjalankan roda organisasi pada periode mendatang,” ujar Luqi.

Dalam proses penjaringan calon kepemimpinan, PKB menerapkan dua mekanisme utama. Pertama, melalui penjaringan oleh DPP yang melakukan penilaian komprehensif terhadap kapasitas dan kompetensi calon. Kedua, melalui aspirasi yang berkembang di tengah forum Muscab, yang mencerminkan dinamika dan kehendak kader di tingkat akar rumput.
Dari dua mekanisme tersebut, forum Muscab berhasil menetapkan lima kandidat calon ketua DPC PKB Kabupaten Garut. Empat di antaranya merupakan hasil rekomendasi DPP, yakni H. Aceng Malki (Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Barat), Cecep M. Ginanjar (Sekretaris DPC PKB Kabupaten Garut), H. Subhan Fahmi (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut), serta Luqi Sa’adilah Farindani (Ketua Fraksi PKB Kabupaten Garut). 

Sementara itu,satu kandidat lainnya Raden Muhamad Romli, muncul dari usulan Pengurus Anak Cabang (PAC) dalam forum Muscab.

Seluruh nama tersebut telah disepakati secara bulat oleh peserta Muscab sebagai bentuk demokrasi internal partai yang berjalan dinamis namun tetap solid.


Tahapan selanjutnya, kelima kandidat itu akan mengikuti proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Proses ini akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan tim psikologi dari Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada, guna memastikan bahwa calon pemimpin yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta kesiapan dalam memimpin PKB Kabupaten Garut ke depan.

Melalui Muscab ini, PKB Kabupaten Garut tidak hanya memperkuat fondasi organisasi, tetapi juga menegaskan arah perjuangan politik yang lebih terstruktur, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Muscab PKB Kabupaten Garut tersebut ditentukan oleh DPP mengenai pùara Kandidatnya, jadi yang menentukan calon Ketua DPC .PKB itu adalah pihak DPP yang menunjuk.(DNG)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama