Sebuah peristiwa yang memprihatinkan terjadi di Kampung Cilaku Hilir, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Ciamjur pada Senin pagi ini. Sekitar pukul 07.30 WIB, warga sekitar menemukan seorang bayi laki-laki yang baru saja lahir, terbungkus di dalam sebuah karung dan diletakkan di pinggir selokan sawah. Temuan ini langsung dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.(18/05/2026)
Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan yang diperoleh di lapangan, pelaku pembuangan bayi tersebut diketahui adalah ibu kandungnya sendiri, yang berinisial AS, berusia 20 tahun. Motif tindakan tersebut diungkapkan karena pelaku merasa takut jika kehamilan dan kelahiran bayinya diketahui oleh masyarakat luas. Bayi tersebut diketahui merupakan hasil dari hubungan di luar nikah, sehingga pelaku berniat menyembunyikan keberadaan bayinya dengan cara membuangnya.
Mendapatkan laporan tersebut, pihak Kepolisian Sektor Cilaku langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim dipimpin langsung oleh Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana, guna melakukan pengamanan dan pengumpulan keterangan dari saksi mata maupun pihak terkait.
Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana, dalam keterangannya di lokasi kejadian menyampaikan, "Kami segera menindaklanjuti laporan masyarakat dan melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembuangan bayi ini. Berdasarkan keterangan yang kami himpun, pelakunya adalah ibu kandung bayi tersebut. Saat ini kami sedang memproses hukum terkait tindakan yang telah dilakukan, karena perbuatan ini melanggar hukum dan hak hidup seorang anak. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil jalan pintas, dan selalu mengutamakan keselamatan jiwa, apapun masalah yang sedang dihadapi."
Sementara itu, tim medis dari Puskesmas Cilaku juga turut hadir untuk memeriksa kondisi bayi maupun ibunya. Kepala Puskesmas Cilaku, Eka Susilawati, S.Keb.Bdn, memberikan keterangan mengenai kondisi keduanya. "Alhamdulillah, hasil pemeriksaan kami menunjukkan kondisi bayi laki-laki ini sehat walafiat, tidak ditemukan cacat atau luka pada his tubuhnya. Sementara untuk ibunya, saat ini masih kami rawat dan awasi kondisinya karena ia baru saja menjalani proses persalinan dan membutuhkan pemulihan fisik maupun kesehatan."
Saat ini, kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kejadian ini menjadi perhatian bersama masyarakat agar hal serupa tidak terulang kembali, serta mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak anak sejak lahir.
Bah de

