Kapolda Kepri Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama BP2MI untuk Perkuat Perlindungan Pekerja Migran


TANJUNGPINANG – Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, Pemerintah Kabupaten Karimun, Politeknik Negeri Batam, dan Batam Tourism Polytechnic di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Senin, 8 Juni 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses pendidikan dan pelatihan vokasi, serta memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, khususnya di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki posisi strategis sebagai daerah perbatasan.

Kehadiran Kapolda Kepri dalam kegiatan itu menunjukkan dukungan kepolisian terhadap program pemerintah dalam mewujudkan tata kelola penempatan pekerja migran yang aman, legal, dan profesional. Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, Kepulauan Riau dinilai memiliki peran penting dalam pengawasan serta pencegahan praktik penempatan pekerja migran nonprosedural.

Melalui kerja sama tersebut, para pihak sepakat meningkatkan sinergi dalam pengembangan kompetensi calon pekerja migran melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, sertifikasi profesi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Polda Kepri juga terus mendukung upaya perlindungan pekerja migran melalui pengawasan di wilayah perbatasan serta penegakan hukum terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan praktik pengiriman pekerja migran secara ilegal.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan aparat penegak hukum diharapkan mampu membangun sistem perlindungan pekerja migran yang terpadu, mulai dari tahap persiapan, penempatan, hingga purna penempatan. Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia agar lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan pasar kerja global.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung perlindungan pekerja migran Indonesia secara berkelanjutan.

Kaverwil Andre

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama