GARUT,WARTA TNI POLRI. Bupati Garut, H.Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja penting dari Kementerian Keuangan dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (10/7/2026)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bupati Garut, H.Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja penting dari Kementerian Keuangan dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (10/7/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara (PKKN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan, serta Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari. Kunjungan ini berfokus pada pembahasan potensi kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), khususnya pada kawasan Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya di Ciateul.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya atas kehadiran dua tokoh penting tersebut. Menurutnya, kunjungan ini memberikan advice (masukan) berharga agar aset-aset kebanggaan Garut dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Jadi insha Allah pada hari ini kami merintis upaya untuk melakukan upaya kerja sama di Kabupaten Garut terkait dengan pengelolaan aset khususnya SOR RAA Adiwijaya, Art Center, kemungkinan juga nanti Situ Bagendit ya, melalui pengelolaan aset nanti kita diskusikan karena itulah aset kebanggaan Garut," ucapnya.
Ia menambahkan, LMAN akan membantu Pemkab Garut mulai dari proses inventarisasi, pengelolaan, hingga menjadikan aset tersebut sebagai objek PAD. Kerja sama ini juga mencakup layanan konsultasi, arahan strategis, hingga membuka jaringan (networking) dengan investor potensial.
"Ada salah satu lembaga yang dibuat oleh Kementerian Keuangan yang membantu daerah-daerah mendayagunakan aset-asetnya dan kami sudah merintis kurang lebih sejak dua tahun yang lalu dan akhirnya kami kemarin menandatangani MoU-nya," imbuh Abdusy Syakur.
Di tempat yang sama, Direktur PKKN DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan, menegaskan bahwa Kementerian Keuangan terus mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan BMD sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi daerah.
"Kami sangat mengapresiasi bapak bupati yang sangat semangat untuk mengoptimalkan barang di daerah demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik lagi," kata Encep.
Sementara itu, Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari, menyambut baik kepercayaan yang diberikan Pemkab Garut kepada LMAN. Ia menilai kawasan SOR di Ciateul memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi namun memerlukan perhatian ekstra agar potensinya maksimal.
LMAN berkomitmen memberikan jasa layanan konsultasi berupa analisis Highest and Best Use (HBU), Studi Kelayakan (Feasibility Study), hingga pendampingan penuh untuk menjaring mitra atau investor yang tepat.
"Sehingga tidak ada kawasan yang menjadi mangkrak, tentunya kawasan yang sudah ada dan SOR itu merupakan kawasan yang sangat menurut saya bernilai ekonomi yang tinggi namun kiranya perlu lebih mendapatkan perhatian lagi. Sehingga tentunya kita siap untuk support Kabupaten Garut untuk semakin bisa berkembang lagi kawasan SOR di Ciateul," pungkasnya.
Sumber Artikel Ddiskominfo Kabupaten Garut
Dng

