Garut,Warta TNI Polri.
Menjelang purna tugas Sekda Garut H. Nurdin Yana pada Oktober 2026, peta persaingan birokrasi di Pemkab Garut makin menyita perhatian!
Berbeda dari sebelumnya, pengisian kursi Sekda Garut kali ini TIDAK menggunakan seleksi terbuka (open bidding) umum, melainkan lewat skema khusus Sistem Manajemen Talenta (Talent Management System). kandidat disaring secara internal dari ASN Pemkab Garut yang masuk talent pool dengan metode 9 Box (pemetaan kinerja & potensi). Saat ini sudah tersaring 9 nama kandidat awal untuk penjaringan mulai Juli 2026!
Di tengah proses internal tersebut, platform Just Info Garut merilis hasil Polling Digital Jilid II (23 Mei–20 Juni 2026) dengan total 378 suara. Dua nama senior tampil mendominasi dukungan warganet:
Drs. Bambang Hafidz Arifin, M.Si. (Asda Pemkesra) — 44,71% (169 votes)
Budi Gan Gan Gumilar, S.H., M.Si. (Kadis DPMPTSP) — 38,62% (146 votes)
Perolehan kandidat lainnya:
Ir. Agus Ismail, M.Si. (Kadis PUPR) — 5,82% (22 votes)
dr. Leli Yuliani, M.Kes (Kadis Kesehatan) — 5,29% (20 votes)
Ridzky Ridznurdhin, S.H., M.Ak. (Kaban Bapenda) — 4,76% (18 votes)
Ridwan Effendi, S.STP., M.Si. (Kadis Disperindagesdm) — 0,79% (3 votes)
Meskipun polling ini adalah bentuk aspirasi digital publik dan keputusan resmi ada di skema manajemen talenta ASN, tingginya atensi warga bukti masyarakat Garut peduli dengan masa depan birokrasi daerahnya!
Sumber Artikel Diskominfo Garut.
Danang
