KNPI Limbangan Angkat Bicara: Ketika Investasi Terganggu, Warga Bisa Kena Dampaknya


GARUT – Di tengah munculnya dinamika seputar aktivitas industri di Kecamatan Limbangan, KNPI Limbangan memilih mengambil peran sebagai penyejuk. Organisasi kepemudaan ini mendorong seluruh pihak untuk mengedepankan dialog terbuka sebagai jalan keluar terbaik, tanpa mengorbankan stabilitas daerah dan kepentingan masyarakat.

Ketua KNPI Limbangan, Azis, menyampaikan bahwa perbedaan pandangan dalam kehidupan sosial adalah hal yang wajar. Namun, ia menekankan pentingnya menyikapi setiap persoalan dengan cara-cara yang arif agar tidak menimbulkan dampak berkepanjangan.

“Limbangan adalah wilayah yang terus tumbuh. Setiap persoalan sebaiknya dibicarakan bersama, dengan kepala dingin dan saling menghormati,” ujarnya. Jum'at (13/2/2026).

Menurutnya, keberadaan industri, termasuk Pabrik Pratama, telah menjadi bagian dari denyut ekonomi masyarakat. Tidak sedikit warga yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas usaha yang berjalan di wilayah tersebut.

Karena itu, Azis mengingatkan agar segala bentuk penyampaian aspirasi dilakukan secara proporsional dan tidak menciptakan rasa tidak aman, baik bagi masyarakat maupun dunia usaha. Stabilitas daerah dinilai sebagai prasyarat utama agar lapangan kerja tetap terjaga.

“Yang perlu kita pikirkan adalah dampak jangka panjangnya. Jika situasi tidak kondusif, bukan hanya perusahaan yang terdampak, tapi juga para pekerja dan keluarganya,” jelasnya.

Dalam pandangan KNPI Limbangan, menjaga iklim investasi bukan berarti menutup ruang kritik. Sebaliknya, kritik justru harus diarahkan menjadi bahan evaluasi yang membangun dan disampaikan melalui mekanisme yang tepat.

KNPI Limbangan juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, perusahaan, dan pihak terkait lainnya. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan gesekan sosial.


“Kami percaya, dialog yang baik akan melahirkan solusi yang adil. Tidak ada pihak yang dirugikan, dan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas,” kata Ketua KNPI.

Ia menambahkan, mayoritas warga Limbangan menginginkan suasana yang aman dan tenteram. Bagi masyarakat, keberlangsungan usaha berarti kepastian penghasilan dan rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Di akhir pernyataannya, KNPI Limbangan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keharmonisan sosial. Menurutnya, kolaborasi antara warga, dunia usaha, dan pemangku kepentingan merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah.

“Jika kita bisa menjaga komunikasi dan saling menghargai, Limbangan akan tumbuh sebagai wilayah yang ramah investasi sekaligus berpihak pada warganya,” pungkasnya.

Ganef k

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama