Penuhi Kebutuhan Pangan Jakarta Pemprov DKI MoU Dengan Pemkab Cianjur


Cianjur. Wartatnipolri.net-
Mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan di Daerah Khusus Ibukota ( DKI ) Jakarta, menjelang bulan ramadhan, idul fitri, imlek dan hari-hari besar lainnya. Pemerintah Provinsi ( Pemprov ) DKI yang diwakili Wakil Gubernur DKI, Rano Karno menghadiri panen raya bersama Wakil Bupati ( Wabup ) Cianjur, Abi Ramzi di Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Kedatangan si Dul ke Cianjur, dalam rangka penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Understanding ( MoU ) di bidang pertanian dan ketahanan pangan ( ketapang ) dengan Pemkab Cianjur.

Rano mengatakan, potensi lahan pertanian di Cianjur sangat besar, dan besar kemungkinan dapat memasok kebutuhan pangan untuk warga Jakarta, agar harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Si Dul mengungkapkan,  kebutuhan beras di Jakarta setiap harinya mencapai 2.700–3.000 ton, cabai sekitar 120 ton, daging sapi mencapai 65 ton, dan daging ayam sekitar 750–800 ton.

" DKI Jakarta tidak memiliki lahan, tetapi memiliki kapasitas fiskal yang besar. Anggaran sebesar ini harus kita manfaatkan untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan. Untuk itu kita kerja sama dengan Pemkab Cianjur," katanya. Kamis 12/02/2026.

Sementara itu, Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Dodot Tri Widodo mengatakan, Kabupaten Cianjur memiliki lahan pertanian padi sangat luas, mencapai 150 hektare lebih.

 Sekitar 100 hektare ditanami padi varietas IR 64, Inpari 32 dan 50 hektare lainnya ditanami padi Pandanwangi, beras wangi asli Cianjur.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik ( BPS ), setiap tahunnya Kabupaten Cianjur mengalami surplus beras, karena bisa memproduksi padi sekitar 630 ribu ton pertahun atau sekitar 350 ribu ton beras pertahun.
" Kelebihan kebutuhan pokok akan beras di Kabupaten Cianjur, atau surplus produksi. Surplus inilah yang diharapkan bisa memasok kebutuhan pangan beras untuk DKI Jakarta, mengingat kebutuhan beras di Jakarta sangat tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, Wabup Cianjur, Abi Ramzi mengapresiasi keinginan Pemprov DKI yang melakukan kerja sama di bidang ketapang, khususnya padi atau beras.

" Kerja sama ini adalah langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani serta sekaligus menjamin keberlanjutan pasokan pangan untuk masyarakat Jakarta dan Kabupaten Cianjur. 
Panen ini tidak hanya simbol keberhasilan petani, tetapi juga mencerminkan sinergi yang kuat antara Pemprov, BUMD dan Swasta dalam membagun sektor pertanian yang maju dan berdaya saing," kata Abi Ramzi.

Ramzi mengatakan, sejak dulu Cianjur masih menjadi perhatian Pemprov DKI terkait ketapang akan beras. Apalagi kebutuhan komoditas pangan lainnya sangat tinggi.

" Hal ini akan menjadi tantangan yang baik bagi Kabupaten Cianjur untuk terus berkontribusi dan menjawab tantangan tersebut,” pungkasnya.

Eyang.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama