Tujuh kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi KM 47B Ciawi.
Penyebab diduga kurangnya antisipasi pengemudi di area proyek perbaikan jalan.
Insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Jakarta - Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Tol Jagorawi KM 47B, tepatnya di Underpass Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026) pagi.
Dalam tayang video yang beredar di sejumlah di media sosial, menunjukkan dua truk dan beberapa kendaraan roda empat lainnya tampak rusak parah usai mengalami kecelakaan. Satu unit mobil pribadi tampak terhimpit di antara dua truk besar tersebut.
Cerita Warga Sedang Nyenyak Tidur Tiba-tiba 'Dibangunkan' Bus Trans Sulawesi
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Jajuli membenarkan kejadian itu. Kecelakaan beruntun di Underpass Ciawi terjadi sekira pukul 06.20 WIB.
Ia menjelaskan, detik-detik kecelakaan bermula saat sejumlah kendaraan dari arah Ciawi menuju Jakarta terpaksa berhenti di lajur satu setibanya di Underpass Ciawi, akibat adanya proyek perbaikan di bahu kanan jalan.
Terdapat kegiatan proyek di bahu kanan jalan. Awalnya ada 4 kendaraan berhenti di lajur satu," kata dia.
Kemudian, dua kendaraan lainnya yang berada di belakang mobil tersebut ikut berhenti di jalur yang sama.
Selanjutnya, datang satu unit kendaraan dan saat itu sopir berusaha ke kanan jalan. Namun nahas, mobil itu justru menabrak bagian kanan depan kendaraan kelima hingga secara beruntun menabrak mobil yang ada di depannya.
Akhirnya terjadi kecelakaan beruntun. Total ada tujuh kendaraan yang terlibat kecelakaan, ungkapnya.
Tak Ada Korban Jiwa
Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni Toyota, Toyota Etios, Light Truk, Honda Freed, Daihatsu Sigra, Nissan Evalia, dan traktor head.
Setelah benturan terjadi, posisi akhir kendaraan berada di lajur satu dan bahu jalan dengan kondisi menghadap utara. Sementara satu kendaraan sempat melintang di antara lajur dan bahu dalam, ungkapnya.
Namun, ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden kecelakaan beruntun tersebut.
Jajuli mengungkapkan peristiwa tersebut diduga disebabkan kurangnya antisipasi pengemudi.
Kasus kecelakaan tersebut selanjutnya ditangani Unit Laka Bogor Kota untuk proses lebih lanjut, pungkasnya.
Jat
